Minim Penyuluh, Pemkab Nunukan Libatkan Petani Milenial Dampingi Sesama Petani

  • 17 Apr 2026 16:54 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Penyuluh pertanian di Kabupaten Nunukan saat ini masih jauh dari ideal. Hal ini dinilai menjadi kendala dalam meningkatkan kemampuan petani untuk mendukung swasembada pangan di daerah.

Saat ini, hanya a da sekitar 60 penyuluh pertanian yang harus menangani 232 desa dan 8 kelurahan. Jumlah tersebut dianggap belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan pendampingan petani.

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan, Widodo, mengatakan keterbatasan ini membuat pendampingan belum maksimal. Untuk itu pemerintah daerah mulai mencari alternatif agar penyuluhan tetap maksimal.

“Jadi, kalau kebijakan satu desa, satu penyuluh, masih kurang banyak kita,” kata Widodo, Jumat (17/4/2026).

Widodo menjelaskan, pihaknya akan mendorong pembentukan penyuluh swadaya masyarakat untuk menutupi kekurangan tersebut. Program ini akan melibatkan petani milenial dan petani yang sudah maju.

“Makanya strategi kita adalah menumbuhkan penyuluh swadaya dengan melibatkan penyuluh yang ada ini untuk memberdayakan petani-petani milenial agar berbagi dengan petani lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, program penyuluh swadaya ini sebenarnya sudah berjalan di wilayah Krayan. Untuk itu, program ini akan diperluas ke kecamatan lainnya di Kabupaten Nunukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....