Terpilih di Rakernas APUDSI, Hastanuddin Bangun Jaringan Pengusaha Desa Kaltara

  • 23 Feb 2026 23:27 WIB
  •  Nunukan

NARASI POSITIF.com, Nunukan – Koordinator Wilayah (Korwil) Kalimantan Utara, Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI), Hastanuddin, mengatakan, susunan kepengurusan Korwil APUDSI Kaltara telah terbentuk secara penuh. Langkah berikutnya adalah membentuk Majelis Kesejahteraan Daerah (MKD) di setiap kabupaten/kota se-Kalimantan Utara.

Hastanuddin menjelaskan, amanah sebagai Korwil APUDSI Kalimantan Utara ia terima saat mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama APUDSI yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta pada 13–14 Februari 2026.

Menurutnya, APUDSI hadir untuk memperkuat peran pelaku usaha desa sekaligus mendukung program pembangunan nasional, termasuk Asta Cita yang diusung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

"APUDSI memiliki peran strategis dalam mendorong perkembangan pelaku usaha di tingkat desa. Organisasi ini menjadi wadah kolaborasi, advokasi, serta penguatan kapasitas agar pelaku usaha desa semakin berkembang, mandiri, dan mampu bersaing" ujar Hastanuddin, pada Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama APUDSI adalah mendorong penguatan ekonomi desa. Melalui organisasi ini, pelaku usaha desa seperti UMKM, petani, nelayan, pengrajin, hingga usaha rumahan didorong untuk meningkatkan produktivitas serta nilai tambah produk lokal.

Selain itu, APUDSI juga memfasilitasi berbagai pelatihan dan pendampingan usaha, mulai dari manajemen usaha, pengembangan produk dan kemasan, pemasaran digital, hingga akses permodalan. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha desa meningkatkan kualitas usaha sekaligus memperluas pasar.

Di sisi lain, APUDSI turut membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk desa dengan menghubungkan pelaku usaha ke pasar regional dan nasional, serta mendorong digitalisasi pemasaran UMKM desa.

“APUDSI juga berperan sebagai jembatan antara pelaku usaha desa dan pemerintah, sehingga aspirasi pelaku usaha dapat tersampaikan dan kebijakan pembangunan desa bisa lebih tepat sasaran,” ucapnya.

Tidak hanya itu, APUDSI juga mendorong kolaborasi antar desa melalui jejaring bisnis, kerja sama produksi dan distribusi, serta pertukaran pengalaman dan inovasi.

Ke depan, organisasi ini juga akan fokus mengembangkan produk unggulan desa yang memiliki ciri khas lokal, seperti produk olahan pertanian, kerajinan desa, wisata desa, hingga produk perikanan dan rumput laut di wilayah pesisir.

Dengan pembentukan MKD di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Utara, diharapkan APUDSI dapat semakin memperkuat ekosistem ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....