Polri Dukung Program Pemerintah Dalam Menjaga Ketahanan Pangan
- 22 Jan 2026 12:34 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan-Untuk mendukung swasembada pangan, diseluruh Kabupaten/Kota, Komite Indonesia Bersatu menginisiasi dan menggerakkan penanaman jagung, kol, dan bawang merah dengan luas lahan 3,5 Ha. Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas menyampaikan ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional, ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan berkelanjutan akan menjadi pondasi utama bagi stabilitas sosial, ekonomi, dan keamanan wilayah. Oleh karena itu POLRI, khususnya POLDA Kalimantan Utara tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi dalam mendukung program pemerintah termasuk di bidang pertanian dan ketahanan pangan.
“Melalui sinergi dengan Pemerintah Daerah, TNI, stakeholder terkait kelompok tani, serta elemen masyarakat seperti DPPKIB, kami berkomitmen untuk mendukung penuh program ketahanan pangan nasional dan daerah mendorong pemanfaatan lahan produktif, mengawal keberlangsungan kegiatan pertanian agar berjalan aman, lancar dan berkelanjutan”, ucapnya, Kamis, (22/1/2026).
Bonifasius Rumbewas juga menyakini kerjasama dan kebersamaan adalah kunci keberhasilan ketika Pemerintah Daerah, Organsiasi Masyarakat, Aparat Keamanan dan masyarakat bersatu maka program pembangunan akan berjalan lebih kuat, tepat sasaran dan memberi manfaatnya.
“Kegiatan penanaman jagung hari ini menjadi awal yang baik, membawa hasil yang melimpah meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Nunukan dan Kalimantan Utara secara keseluruhan. Mari kita terus bergandeng tangan menjaga persatuan dan bekerjasama demi Kalimantan Utara yang mandiri pangan, aman dan sejahtera”, ujarnya.
Penanaman jagung bukan hanya kegiatan pertanian, tetapi juga strategi memperkuat ketahanan pangan nasional dan daerah. Jagung berperan sebagai ketersediaan pangan kemudian hasil panen dapat memenuhi kebutuhan lokal, mudah dibudidayakan dan dijangkau masyarakat, serta mengurangi ketergantungan pada satu jenis pangan yaitu beras. (DR).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....