Tips memilih ikan yang segar di pasar
- 19 Nov 2025 09:04 WIB
- Kupang
KBRN,Rote:Memilih ikan yang segar merupakan langkah penting untuk memastikan kualitas makanan serta kesehatan keluarga. Ikan yang tidak segar tidak hanya memiliki rasa kurang enak, tetapi juga berisiko mengandung bakteri berbahaya. Oleh karena itu, memahami ciri-ciri ikan segar sangat diperlukan, terutama saat berbelanja di pasar tradisional yang sering kali memiliki kondisi penyimpanan berbeda-beda.
Salah satu indikator utama kesegaran ikan adalah kondisi matanya. Ikan yang segar memiliki mata yang jernih, menonjol, dan tidak cekung. Mata yang mulai keruh, kusam, atau tampak tenggelam biasanya menandakan ikan tersebut sudah terlalu lama disimpan. Saat memilih ikan, perhatikan mata terlebih dahulu sebagai langkah cepat untuk menilai tingkat kesegarannya.
Selain mata, kejernihan dan warna insang juga menjadi penanda penting. Ikan segar memiliki insang berwarna merah cerah atau merah muda dengan permukaan yang lembap. Jika insang tampak pucat, kering, atau kecokelatan, itu adalah tanda bahwa ikan sudah tidak segar. Mintalah penjual untuk menunjukkan bagian insang jika tidak terlihat dari luar.
Tekstur daging ikan adalah aspek lain yang harus diperhatikan. Ikan yang segar memiliki daging yang kenyal dan kembali ke bentuk semula setelah ditekan. Hindari ikan dengan daging lembek, berair, atau tampak mudah hancur karena ini menandakan proses pembusukan sudah dimulai. Tekstur yang baik menunjukkan bahwa struktur protein dalam daging masih terjaga.
Aroma atau bau ikan juga memberikan petunjuk penting. Ikan segar memiliki aroma laut yang ringan, bukan bau amis menyengat. Jika ikan mengeluarkan bau tidak sedap, itu tanda ikan sudah mulai rusak. Jangan ragu mencium ikan dari jarak dekat sebelum membeli, karena aroma merupakan indikator alami yang sulit ditutupi.
Perhatikan pula kondisi kulit dan sisik. Ikan segar memiliki kulit yang cerah, bersih, dan sisik yang melekat kuat. Jika sisik mudah terlepas atau kulit tampak kusam dan berlendir berlebihan, sebaiknya hindari. Kulit dan sisik yang masih baik menandakan ikan belum lama ditangkap dan disimpan dalam kondisi tepat.
Terakhir, pastikan untuk memperhatikan kebersihan tempat penjualan dan penanganan ikan oleh pedagang. Penjual yang menjaga kebersihan lapak, menggunakan es dengan baik, dan menangani ikan secara higienis cenderung menjual ikan berkualitas. Dengan memperhatikan semua faktor ini—mulai dari mata, insang, tekstur, aroma, hingga kebersihan—Anda dapat lebih yakin mendapatkan ikan yang benar-benar segar dan layak dikonsumsi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....