Strawberry Moon, Fenomena Bulan Purnama di Bulan Juni
- 18 Jun 2024 11:01 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: Langit dibulan Juni akan menyuguhkan pemandangan malam yang memesona mata. Sebagai penanda awal musim panas di belahan bumi utara ditandai dengan penampakan “Strawberry Moon” atau biasa disebut bulan merah muda stroberi.
Menurut Space, bulan purnama ini akan mencapai puncaknya pada, Jumat (21/6/2024) pukul 21.08 EDT (Eastern Daylight Time), satu hari setelah titik balik matahari di musim panas dan akan bersinar di konstelasi Sagitarius. Bulan ini juga akan tampak bercahaya pada, Kamis (20/6/2024) dan Sabtu (22/6/2024) pukul 01.08 GMT.
Keberadaan bulan purnama yang berada dekat dengan titik balik matahari pada bulan Juni atau Solstis, memilik efek visual yang nyata, sehingga kita dapat menyaksikan bulan yang terang benderang pada malam hari. Tanggal 20 Juni, merupakan posisi tertinggi yang pernah dicapai, sehingga menjadikan bulan purnama berikut atau “Buck Moon” pada 21 Juli 2024 menjadi bulan terendah dalam setahun.
Fenomena alam ini juga merupakan bulan purnama terjauh dari matahari dalam setahun. Hal ini karena orbit bumi yang berbentuk elips terhadap matahari yang membuatnya berada pada titik terjauh pada 5 Juli 2024, atau disebut aphelion tahunan bumi.
Nama Strawberry Moon menyerupai nama buah-buahan beri yang berasal dari penduduk asli Amerika, dimana mereka menemukan stroberi liar yang matang di bulan Juni. Penduduk setempat juga punya nama lain untuk bulan ini, yaitu Berries Ripen Moon, Green Corn Moon dan Hot Moon.
Di bagian Amerika Utara, waktu terbaik untuk menyaksikan bulan purnama merah muda atau Strawberry Moon ini adalah pada hari Jumat, saat bulan terbit di timur menjelang matahari terbenam. Fenomena alam ini juga dapat disaksikan di seluruh dunia dengan waktu yang berbeda sesuai zona masing-masing saat bulan terbit dan terbenam. (JR)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....