Peluang Besar Musisi Sumenep Menjadi Musicpreneur
- 06 Mar 2025 19:23 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep: Sumenep dikenal sebagai daerah yang kaya akan budaya dan seni musik tradisional. Di era digital saat ini, para musisi lokal memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan menjadikan musik sebagai sumber penghasilan utama. Konsep musicpreneur, yaitu musisi yang juga berperan sebagai pengusaha dalam industri musik, semakin relevan dengan berkembangnya platform distribusi musik digital dan media sosial.
Salah satu sosok yang turut mendorong perkembangan musicpreneur di Sumenep adalah Rifan Khoridi, seorang musikus dan produser musik. Rifan, yang juga dikenal sebagai salah satu personel grup musik La Ngetnik, mengungkapkan bahwa era digital membuka banyak peluang bagi musisi daerah untuk dikenal lebih luas, bahkan hingga ke kancah nasional dan internasional.
"Dulu, musisi di daerah seperti Sumenep mungkin kesulitan untuk menembus pasar musik yang lebih luas. Sekarang, dengan adanya platform seperti YouTube, Spotify, dan media sosial lainnya, peluang itu terbuka lebar. Yang diperlukan adalah kreativitas, konsistensi, dan strategi yang tepat dalam memasarkan karya," ujar Rifan Selasa (4/3/2025).
Menurut Rifan, menjadi seorang musicpreneur tidak hanya tentang menciptakan musik yang bagus, tetapi juga bagaimana mengelola dan memasarkan musik tersebut agar menghasilkan keuntungan. Ia menekankan bahwa musisi saat ini harus memiliki wawasan tentang bisnis musik, termasuk cara mendistribusikan lagu, membangun personal branding, serta memahami strategi pemasaran digital. "Banyak musisi berbakat di Sumenep, tapi masih banyak yang belum memahami pentingnya pemasaran dan distribusi digital. Padahal, sekarang ini kita bisa memanfaatkan platform seperti TikTok untuk mempromosikan lagu, atau menggunakan agregator musik seperti DistroKid dan Tunecore untuk mendistribusikan karya ke berbagai platform streaming," jelasnya.
Rifan juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara musisi, produser, dan konten kreator lainnya untuk memperluas jangkauan musik mereka. Ia mencontohkan bagaimana banyak musisi indie berhasil mendapatkan pendengar dari luar daerah dengan melakukan kolaborasi lintas genre atau dengan influencer media sosial.
Selain memanfaatkan platform digital, dukungan dari berbagai pihak juga diperlukan agar musisi lokal bisa berkembang. Salah satu program yang dinilai positif oleh Rifan adalah Music Preneur yang diluncurkan oleh Radio Republik Indonesia (RRI). Program ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi musisi lokal dalam mengembangkan karier mereka secara profesional.
"Program seperti Music Preneur dari RRI sangat membantu karena memberikan kesempatan bagi musisi daerah untuk unjuk gigi. Dengan adanya dukungan dari media dan komunitas, musisi bisa lebih percaya diri dalam berkarya dan menjadikan musik sebagai profesi yang menjanjikan," tutur Rifan.
Program ini memungkinkan musisi untuk tidak hanya menampilkan karya mereka, tetapi juga mendapatkan bimbingan dalam bidang produksi, distribusi, hingga manajemen musik. Rifan berharap lebih banyak musisi dari Sumenep yang berani memanfaatkan peluang ini dan terus mengembangkan diri dalam industri musik.
Meskipun peluang terbuka lebar, Rifan juga mengakui bahwa masih ada tantangan yang dihadapi oleh musisi daerah, seperti keterbatasan akses ke studio rekaman berkualitas, minimnya dukungan finansial, dan kurangnya pemahaman tentang hak cipta musik.
"Tantangannya memang ada, tapi jangan jadikan itu sebagai alasan untuk berhenti berkarya. Sekarang banyak cara untuk merekam lagu sendiri dengan alat yang lebih terjangkau. Yang penting adalah terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan industri," ujarnya berpesan.
Ke depan, Rifan berharap semakin banyak musisi dari Sumenep yang bisa bersaing di level nasional maupun internasional. Ia juga berencana untuk mengadakan workshop atau pelatihan bagi musisi muda di daerah agar mereka lebih siap menghadapi industri musik modern.
"Musik bukan hanya soal bakat, tapi juga strategi dan kerja keras. Kalau kita mau berusaha, peluang untuk sukses selalu ada," tuturnya.
Dengan adanya dorongan dari para pelaku industri seperti Rifan Khoridi, serta dukungan dari berbagai program seperti Music Preneur, masa depan musik Sumenep tampak semakin cerah. Kini, tinggal bagaimana para musisi lokal memanfaatkan peluang yang ada untuk berkembang menjadi musicpreneur sejati.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....