Rektor UPI Tunggu Aksi Nyata Guru Besar Baru

  • 04 Des 2024 21:39 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Sebanyak 16 Guru Besar/Profesor dikukuhkan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada hari Selasa, 3 Desember 2024 dan Rabu, 4 Desember 2024 di gedung Achmad Sanusi yang diikuti para peserta dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, keluarga, serta para kolega para Guru Besar/Profesor yang dikukuhkan.

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. M. Solehuddin, mengatakan bahwa berbagai karya dan pemikiran para Guru Besar/Profesor yang dikukuhkan hari ini agar dapat diterjemahkan dalam karya nyata.

"Agar para Guru Besar/Profesor dapat membina generasi muda untuk melahirkan Guru Besar/Profesor yang baru," kata Rektor saat menyampaikan pidato pengukuhan Guru Besar.

Ketua Dewan Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. H. Didi Suryadi, melihat dua hal yang menginspirasi pada pengukuhan ini yaitu pertama, bahwa jabatan Guru Besar/Profesor merupakan level yang tidak mudah untuk dicapai oleh semua dosenserta memerlukan konsistensi, kesabaran dan kerja keras. Kedua, bahwa yang disampaikan Guru Besar/Profesor merupakan keilmuan atau pengetahuan yang sangat spesifik.

"Para Guru Besar/Profesor harus mencapai pengetahuan melalui proses perceptual beliefs dengan melakukan kajian terhadap aspek empiris serta harus membentuk keyakinan memoriale beliefs melalui proses inferensi yang melibatkan pandangan epistemicinternalism sekaligus epistemic ekternalism melalui proses reflektif yang pada akhirnya sampai pada tingkat keyakinan yang bersifat introspektif," ucapnya.

Prof. Dr. H. Didi mengharapkan, agar para Guru Besar/Profesor untuk tetap berpandangan skeptis dalam menghadapi dunia agar mampu menghasilkan pengetahuan baru. Lebih lanjut berpesan agar para Guru Besar/Profesor berani mengambil sikap memposisikan menghadapi tantangan melalui pandangan radicalskepticism terhadap dunia ini agar dapat memungkinkan kita menghasilkan terobosan baru.

"Kita perlu bekerjasama dengan orang lain secara multidisiplin dan transdisipliner yang dengan cara seperti itu kita akan mampu mengungkap rahasia dunia ini. Prof. Dr. H. Didi Suryadi, M. Ed berharap agar para Guru Besar/Profesor konsisten dan bersemangat dalam menghasilkan pengetahuan baru serta mengasilkan terobosan baru yang berdampak pada masyarakat secara luas," tambahnya.

Para Guru Besar/Profesor juga diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan dan mencapai tujuan etik pengetahun yaitu dalam menghasilkan keserasian dan kesalarasan dalam hidup agar hidup menjadi damai. Selanjutnya semoga para Guru Besar/Profesor, bisa berkontribusi dalam mencapai tujuan sosial pengetahuan dalam memahami manusia dan memahami lebih baik dalam dunia ini.

"Melalui cara mencapai ilmu pengetahuan seperti itu dapat membantu manusia didalam mencapai kesejahteraan hidup yang lebih baik," ujarnya.

Berikut ini 16 Guru Besar UPI yang dikukuhkan Sesi Pertama (Selasa, 3 Desember 2024):

1. Prof. Dr. Phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd;
2. Prof. Dr. Trianti Nugraheni, S.Sen., M.Si;
3. Prof. Dr. Yeti Mulyati, M.Pd.;
4. Prof. Dr. Isah Cahyani, M.Pd.;
5. Prof. Dr. Retty Isnendes, M.Hum.;
6. Prof. Nuria Haristiani, M.Ed., Ph.D.;
7. Prof. Dr. Ikaputera Waspada, M.M.;
8. Prof. Dr. Budi Santoso, M.Si.

Pengukuhan Guru Besar UPI sesi kedua (Rabu, 4 Desember 2024):

1. Prof. Dr. Mumu Komaro, M.T.;
2. Prof. Dr. R. Aam Hamdani, M.T.;
3. Prof. Dr. Tuti Suartini, M.Pd.;
4. Prof. Dr. Isma Widiaty, S.Pd.; M.Pd.;
5. Prof. Dr. Amay Suherman, M.Pd.;
6. Prof. Dr. Neti Budiwati, M.Si.;
7. Prof. Dr. A. Jajang Warya, M.Si.;
8. Prof. Dr. Ikin Solikin, S.E., Ak., M.Si..

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....