Polarisasi Politik Sebaiknya Diarahkan ke Hal Potitif
- 15 Agt 2023 11:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Polarisasi politik harus diarahkan ke hal yang lebih positif. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi.
Menurutnya, polarisasi politik menjadi suatu hal yang sampai saat ini tidak bisa dihindarkan. Akan selalu terjadi, karena masyarakat pasti memiliki ide, gagasan, serta pilihan yang berbeda.
"Jadi dalam polarisasi kita harus banyak melakukan proses pemikiran. Dalam hal ini proses untuk mengembangkan ide dan gagasan," katanya dalam perbincangan Pro3 RRI, Selasa (15/8/2023)
Viva juga mengatakan proses tersebut dilakukan untuk menciptakan perubahan yang lebih baik kedepannya. Sehingga polarisasi politik yang merujuk kepada pembagian masyarakat terhadap pandangan politik yang mereka punya, tidak ada lagi.
Sebab, polarisasi ini dapat terjadi karena perbedaan pandangan dan keyakinan terhadap isu politik tertentu. Oleh sebab itu, etika dan moral dalam mengembangkan ujaran, pemikiran, pendapat di media sosial harus juga diperhatikan.
"Yaitu memperhatikan etika dan budaya bangsa yang sopan, kalau mengkritik itu memang harus keras. Tetapi tetap harus mengendepankan nilai moral, dan nilai edukasi," kata Viva.
Karena menurut Viva, pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat dalam rangka untuk meningkatkan pendidikan politik di masyarakat. Maka proses pendidikan rakyat harus dilakukan melalui penyebaran berita, pendapat, ide, serta gagasan yang dapat meningkatkan kesadaran.
"Kesadaran sebagai manusia Indonesia termasuk kesadaran ideologis dan kesadaraan tanah air. Intinya lebih pada mengedapankan nilai edukasi didalam menyebarkan pendapat," jatanya kembali.
Oleh karena itu, demokrasi membutuhkan kritik. Dalam demokrasi sebuah kritikan merupakan vitamin atau masukkan bagi para lembaga terkait seperti legislatif, eksekutif, dan yudikatif.
"Demokrasi itu memerlukan kritik, kritik itu vitamin tanpa kritik lembaga kurang vitamin. Tetapi kritik harus bernilai edukasi yang dapat mengembangkan politik rakyat agar mereka bisa melek politik, dan ediologi," ujar Viva, menjelaskan.
Kemarin, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengingatkan kepada seluruh pihak untuk menjaga agar tidak terjadi polarisasi tajam. Yaitu Polarisasi dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2024 mendatang.
Ia berharap semua pihak dapat mengikuti proses pemilu sebagaimana ketentuan. Serta, berharap pemilu yang akan datang dapat menyuguhkan kontestasi yang penuh persahabatan, rasa kegembiraan, dan saling menghormati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....