Rakortas Wilayah Tuntas, Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

  • 13 Sep 2026 10:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Partai Gerakan Kemandirian Bangsa (Gema Bangsa) menuntaskan rangkaian Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW). Rakortas terakhir berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 12 hingga 13 September 2026.

Rakortas mengusung tema Konsolidasi untuk Kemandirian Bangsa sebagai bagian pemetaan kekuatan partai secara nasional. Kegiatan tersebut menjadi langkah persiapan menghadapi verifikasi administrasi dan faktual Pemilu 2029.

Rakortas di Makassar dihadiri pimpinan DPW Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat. Hadir pula pimpinan DPW Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian Rakortas sebelumnya digelar di Papua, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Sumatra. Kegiatan tersebut menjadi bagian konsolidasi struktur dan pemetaan kekuatan Gema Bangsa di berbagai daerah.

Ketua Umum DPP Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, mengatakan perjuangan politik harus dilakukan melalui jalur konstitusional. Menurutnya, partai perlu memperjuangkan desentralisasi politik untuk menjawab berbagai persoalan di daerah.

"Situasi kondisi negara kian banyak problematika. Inilah momentum kita untuk berani tampil memperjuangkan desentralisasi politik," ujar Rofiq dalam siaran pers tertulis, Minggu, 13 September 2026.

Rofiq mengatakan identifikasi persoalan daerah menjadi pijakan penting dalam menggerakkan partai secara lebih progresif. Pemetaan tersebut diperlukan agar kerja politik didasarkan pada kebutuhan nyata masyarakat, bukan wacana elitis.

Sekretaris Jenderal DPP Gema Bangsa, Muhammad Sopiyan, mengatakan Rakortas menguji soliditas struktur hingga tingkat daerah. Kegiatan tersebut juga memastikan kesiapan verifikasi serta mematangkan pemetaan daerah pemilihan.

Sopiyan mengatakan seluruh perangkat kepartaian harus disiapkan sejak dini menghadapi proses verifikasi. Ia optimistis proses tersebut dapat diselesaikan lebih cepat melalui dukungan sistem digital internal partai.

Gema Bangsa mengandalkan Aplikasi Gema Bangsa untuk mendukung proses verifikasi internal kepartaian. Mulai awal Oktober 2026, DPP akan memberikan pelatihan teknis kepada operator perwakilan wilayah.

Pelatihan tersebut diarahkan mempercepat integrasi data keanggotaan dan mencegah kegandaan kartu tanda anggota. Setiap wilayah diwajibkan mengunggah seluruh berkas verifikasi ke dalam sistem partai.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Gema Bangsa, Yani, mengatakan strategi pemenangan harus berbasis data. Menurutnya, kalkulasi politik yang presisi diperlukan untuk memperoleh hasil elektoral yang signifikan.

Bappilu menargetkan pembentukan badan pemenangan di seluruh wilayah rampung paling lambat Oktober 2026. Struktur tersebut akan bekerja di luar kepengurusan harian partai untuk menjaga fokus pemenangan.

Yani mengatakan strategi pemenangan legislatif dan eksekutif harus didukung analisis akurat serta data lapangan. Ia menargetkan perolehan kursi yang signifikan melalui strategi politik yang cermat dan terukur.

Rangkaian Rakortas Makassar turut dihadiri jajaran pimpinan DPP Gema Bangsa. Wakil Ketua Umum Joko Kanigoro membahas Pedoman Organisasi tentang Desentralisasi Politik dalam kegiatan tersebut.

Hadir pula Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan sekaligus Sekretaris Bappilu Hardiansyah. Wakil Ketua Bappilu Muchtar Amma juga hadir sebagai bagian jajaran pimpinan DPP.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....