KAI Tutup 172 Perlintasan Sebidang dan Benahi 190 Titik Rawan
- 01 Okt 2026 15:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia (Persero) menutup 172 perlintasan sebidang untuk mempercepat peningkatan standar keselamatan operasional.
- Perusahaan menindaklanjuti enam rekomendasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi pascainsiden kereta di Stasiun Bekasi Timur.
- KAI menyiagakan 748 petugas penjaga perlintasan bersertifikasi serta mengintensifkan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) berhasil menutup 172 perlintasan sebidang guna meningkatkan standar keselamatan operasional. KAI juga mempercepat peningkatan keselamatan pada 190 titik perlintasan prioritas di berbagai wilayah operasional.
Upaya perbaikan ini menindaklanjuti rekomendasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), pascainsiden di Stasiun Bekasi Timur. Insiden perkeretaapian sebelumnnya, melibatkan KA 4B Argo Bromo Anggrek dan KA 5568A Commuter Line di Jalur I.
Direktur Utama Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin menegaskan komitmen penuh penuntasan rekomendasi keselamatan tersebut. “Fokus kami adalah menyelesaikan rekomendasi KNKT dengan cepat dan tepat. Yang bisa langsung dilakukan, kami jalankan. Yang membutuhkan kajian dan penyempurnaan, kami percepat,” ujar Bobby dalam keterangan diterima RRI.co.id , Kamis, 1 Oktober 2026.
Enam poin rekomendasi keselamatan mencakup aspek penguatan komunikasi, evaluasi kerja masinis, serta prosedur perjalanan kereta. Manajemen langsung memperketat sistem pelatihan pegawai dan menyempurnakan prosedur kerja guna mengenali potensi bahaya operasional.
Bobby menekankan pentingnya keterbukaan penuh institusi kepada seluruh pemangku kepentingan selama proses penanganan perkara berlangsung. KAI telah menuntaskan pembangunan pos jaga serta memasang palang pintu pada perlintasan sebidang Bekasi Timur.
“Kami menghormati proses hukum yang berjalan dan akan tetap kooperatif serta transparan. Di saat yang sama, kami juga hadir untuk mendampingi pegawai kami yang sedang menjalani proses tersebut. Perusahaan akan memastikan pendampingan dan bantuan hukum diberikan, agar yang bersangkutan tidak menghadapi proses ini sendirian,” kata DZ, sapaan akrab Bobby Rasyidin kepada media..
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menguraikan percepatan program keselamatan perlintasan sebidang di lapangan. Program keselamatan tersebut tersebar luas di sembilan Daerah Operasi (Daop) serta empat Divisi Regional (Divre).
“Perbaikan kami jalankan secara bertahap dan terukur, mulai dari penanganan perlintasan, kesiapan petugas, fasilitas keselamatan, hingga edukasi kepada masyarakat. Seluruh progres terus kami pantau agar setiap tahapan dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Anne.
Pekerjaan fisik sipil telah berjalan di 183 lokasi sementara konstruksi modular terpasang pada 69 perlintasan. Perusahaan turut menyiagakan 748 petugas Penjaga Jalan Lintasan (PJL) tersertifikasi guna mendukung kelancaran operasional kereta.
KAI mencatat 6.259 sosialisasi perlintasan sebidang serta 988 kegiatan edukasi di sekolah maupun tempat ibadah. Sebanyak 2.646 spanduk peringatan bahaya turut dipasang pada titik rawan kecelakaan di sepanjang jalur rel. (Muhammad Herdi Fabryansyah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....