KAI Rayakan 81 Tahun Perjalanan Kereta Api, Fokus Perkuat Layanan dan Konektivitas

  • 29 Sep 2026 20:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KAI memasuki usia ke-81 dengan fokus memperkuat layanan dan konektivitas perkeretaapian.
  • KAI mencatat 351,6 juta pelanggan dan 44,9 juta ton angkutan barang sepanjang Januari-Agustus 2026.
  • Pengembangan ke depan mencakup perluasan konektivitas di luar Jawa dan dukungan transportasi berbasis rel.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat layanan dan konektivitas perkeretaapian memasuki usia ke-81 tahun. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan transformasi dilakukan dengan tetap berpegang pada sejarah panjang perjalanan kereta api Indonesia.

Hal tersebut disampaikan dalam peringatan HUT ke-81 KAI melalui acara The Continuum – Timeless Transformation di Ciputra Artpreneur Jakarta, Senin, 28 September 2026. Acara tersebut menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan KAI sekaligus arah pengembangan layanan perkeretaapian ke depan.

Bobby menjelaskan, sejarah perkeretaapian Indonesia telah dimulai sejak pembangunan jalur Semarang-Tanggung pada 1867. Perjalanan tersebut kemudian berkembang melalui berbagai perubahan organisasi hingga menjadi PT Kereta Api Indonesia (Persero).

“Perjalanan KAI dimulai dari sejarah panjang perkeretaapian Indonesia. Dari jalur pertama Semarang–Tanggung, kemudian berkembang melalui berbagai transformasi hingga menjadi PT Kereta Api Indonesia (Persero) seperti saat ini,” ujar Bobby.

Ia juga menyebut tanggal 28 September menjadi salah satu momentum penting dalam sejarah perkeretaapian Indonesia. Pada 1945, para pekerja kereta api Indonesia mengambil alih kantor perkeretaapian dari Jepang di Bandung.

Setelah itu, pengelolaan perkeretaapian mengalami sejumlah perubahan kelembagaan. Di antaranya Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI), Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA), Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka), hingga menjadi KAI saat ini.

Memasuki usia 81 tahun, KAI melanjutkan transformasi melalui peningkatan layanan pelanggan dan pengembangan konektivitas. Perusahaan juga mengembangkan inovasi produk serta memperkuat peran kereta api dalam mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, KAI Group mencatat 351.602.397 pelanggan. Jumlah tersebut meningkat 7,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada periode yang sama, angkutan barang KAI mencapai 44.905.963 ton. Angka tersebut terdiri atas 36.854.758 ton batu bara dan 8.051.205 ton angkutan nonbatu bara.

Bobby mengatakan KAI juga terus menghadirkan layanan yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Sepanjang 2026, pengembangan tersebut mencakup Kereta Api Kerakyatan, Kereta Petani dan Pedagang, serta layanan perjalanan wisata berbasis kereta api.

“Dalam satu tahun terakhir, KAI terus menghadirkan berbagai inovasi layanan. Semua ini menjadi bagian dari upaya kami untuk memberikan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi pelanggan,” katanya.

Ke depan, KAI menyiapkan pengembangan jaringan dan layanan di berbagai wilayah Indonesia. Pengembangan tersebut mencakup perluasan konektivitas di luar Jawa serta dukungan transportasi berbasis rel untuk pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Peringatan HUT ke-81 melalui The Continuum – Timeless Transformation turut dihadiri pemerintah, pemangku kepentingan, pelanggan, komunitas, dan mitra kerja. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari refleksi perjalanan KAI dari sejarah perkeretaapian Indonesia menuju pengembangan layanan di masa depan.

“Terima kasih kepada seluruh insan KAI, stakeholder, dan pelanggan setia kami. Perjalanan 81 tahun ini menjadi bagian dari kerja bersama untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Bobby.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....