Presiden Tegaskan Segera Gelar Ratas, Bahas Pendidikan Gratis hingga Universitas
- 19 Sep 2026 10:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan pendidikan negeri gratis dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
- Pemerintah akan segera mengadakan rapat terbatas untuk membahas dan merencanakan implementasi kebijakan pendidikan gratis tersebut.
- Pernyataan ini disampaikan Presiden saat menghadiri acara puncak peringatan hari jadi ke-28 Partai Amanat Nasional di Jakarta pada 18 September 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan biaya pendidikan di satuan pendidikan negeri harus gratis, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Presiden mengatakan pemerintah akan segera menggelar rapat terbatas untuk membahas rencana tersebut.
“Saya sangat setuju, saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” ujar Presiden Prabowo saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat, 18 September 2026.
Rencana tersebut disampaikan ketika Presiden menjelaskan sejumlah persoalan yang sedang dikejar pemerintah selama hampir dua tahun terakhir. Menurutnya, kebutuhan masyarakat tidak dapat menunggu sehingga berbagai persoalan harus segera diselesaikan.
“Anak-anak tidak bisa menunggu. Jembatan di desa-desa harus dibangun, sekolah-sekolah harus segera diperbaiki, atap runtuh, sekolah-sekolah enggak ada WC yang bagus harus kita perbaiki,” kata Presiden.
Selain infrastruktur sekolah, Presiden juga menyinggung kesejahteraan tenaga pendidik. Ia mengatakan gaji guru perlu diperbaiki sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat pelayanan pendidikan.
Prabowo kemudian mengaitkan rencana pendidikan gratis dengan upaya pemberantasan korupsi. Ia menyebut uang negara yang dikorupsi, dicuri, atau diselewengkan harus dikembalikan untuk kepentingan masyarakat.
“Nanti akan ada yang bertanya, dari mana uangnya? Uangnya yang dikorupsi, yang dinyolong, yang dicuri,” ujarnya.
Presiden sebelumnya juga menyampaikan komitmen memperluas akses pendidikan gratis dalam pidato mengenai RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan pada 14 Agustus 2026. Saat itu, ia menyatakan pemerintah akan memperjuangkan agar anak-anak Indonesia dapat bersekolah secara gratis di sekolah negeri.
Presiden menekankan bahwa pemerintah juga perlu memperbaiki fasilitas pendidikan yang masih mengalami berbagai persoalan. Perbaikan sekolah tersebut mencakup kondisi bangunan hingga fasilitas sanitasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....