Pencarian Rombongan Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari, Ini Alasannya

  • 15 Sep 2026 10:29 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal hilang di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, diperpanjang tiga hari.
  • Evaluasi hasil operasi SAR hari ketujuh, yang kita laksanakan hari ini masih nihil. Dan hasil rapat koordinasi yang disampaikan Pak Gubernur, kita akan lanjutkan selama tiga hari ke depan
  • Atas nama Pemprov Banten, kami memohon dan meminta kepada Basarnas, juga meminta dukungan dari Polda Banten. Kiranya dapat melanjutkan operasi ini, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku

RRI.CO.ID, Jakarta - Operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal hilang di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, diperpanjang tiga hari. Keputusan tersebut, diambil setelah pencarian hingga hari ketujuh belum menemukan keberadaan delapan orang yang berada di kapal cepat Arupadhatu I.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad mengatakan, hasil evaluasi operasi SAR pada hari ketujuh masih nihil. Berdasarkan rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Banten, tim SAR gabungan kemudian memutuskan melanjutkan operasi selama tiga hari ke depan.

“Evaluasi hasil operasi SAR hari ketujuh, yang kita laksanakan hari ini masih nihil. Dan hasil rapat koordinasi yang disampaikan Pak Gubernur, kita akan lanjutkan selama tiga hari ke depan,” kata Al Amrad dalam keterangannya seperti dilansir Antara, di Pandeglang, Banten, dikutip Selasa, 15 September 2026.

Sementara, Gubernur Banten, Andra Soni meminta, operasi pencarian tetap dilanjutkan demi memberikan kesempatan lebih besar untuk menemukan seluruh korban. Permintaan tersebut, juga disampaikan dengan membawa aspirasi keluarga yang berharap delapan orang yang hilang dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

“Sesuai dengan undang-undang SAR nomor 29 tahun 2014 di mana waktu pencarian tertera tujuh hari. Namun dapat diperpanjang atas beberapa sebab, salah satunya atas permintaan keluarga dan juga permintaan dari pemerintah daerah setempat,” kata Andra Soni di tempat yang sama.

Andra mengatakan, Pemprov Banten meminta Basarnas bersama seluruh unsur terkait mengoptimalkan kembali pencarian di wilayah perairan Selat Sunda. Dukungan juga diminta dari Polda Banten, Polairud, Lanal Banten, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam operasi tersebut.

“Atas nama Pemprov Banten, kami memohon dan meminta kepada Basarnas, juga meminta dukungan dari Polda Banten. Kiranya dapat melanjutkan operasi ini, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ucap Andra Soni.

Dengan tambahan waktu tiga hari, operasi pencarian kini memasuki fase lanjutan dengan harapan keberadaan delapan orang tersebut dapat segera ditemukan. Andra Soni meminta, seluruh proses pencarian dimaksimalkan berdasarkan evaluasi terhadap tujuh hari operasi sebelumnya.

“Harapan evaluasi terhadap tujuh hari ini kita maksimalkan. Kemudian berupaya untuk menemukan saudara-saudara kita,” ujat Andra Soni.

Delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri dari lima jurnalis, dua awak kapal, dan seorang pemandu atau guide. Mereka sebelumnya, menumpangi kapal cepat Arupadhatu I menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas gunung tersebut.

Kelima jurnalis tersebut berasal dari sejumlah organisasi media:

• M. Bagus Khoirunnas dari Antara

• Ari Basuki dari Merdeka.com

• Yudistiro Pranoto dari iNews

• Firdaus Wajidi dari Anadolu Agency

• Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.

Tiga orang lainnya adalah Warta selaku kapten kapal, Surakman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu. Sebelumnya, kapal tersebut bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB dengan tujuan kawasan Gunung Anak Krakatau.

Komunikasi dengan kapal kemudian terputus setelah rombongan berada di sekitar perairan antara Carita dan Gunung Anak Krakatau. Dalam operasi hari ketujuh, pencarian masih diperluas dengan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....