Misteri Wartawan Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Temukan Jerigen di Hari Kelima
- 13 Sep 2026 09:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Operasi pencarian delapan orang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten, memasuki hari kelima dengan temuan sebuah jerigen minyak berwarna biru.
- Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pemantauan menggunakan drone dari KN SAR Tetuka.
- Basarnas menjelaskan, benda tersebut ditemukan tim KN SAR Tetuka 247 ketika melakukan penyisiran di Sektor X. Tepatnya, pada hari Sabtu, 12 September 2026, sekitar pukul 10.05 WIB.
RRI.CO.ID, Jakarta - Basarnas menemukan satu unit jeriken minyak berwarna biru pada hari kelima operasi pencarian korban hilang. Meski demikian, Basarnas mengatakan, belum dapat memastikan, benda tersebut memiliki hubungan dengan speedboat yang membawa rombongan wartawan tersebut.
"Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pemantauan menggunakan drone dari KN SAR Tetuka. Belum dapat dipastikan bahwa jeriken tersebut berkaitan dengan speedboat atau delapan orang yang masih dalam pencarian," kata Basarnas dalam laporannya seperti dilansir Antara, Minggu, 13 September 2026.
Basarnas menjelaskan, benda tersebut ditemukan tim KN SAR Tetuka 247 ketika melakukan penyisiran di Sektor X. Tepatnya, pada hari Sabtu, 12 September 2026, sekitar pukul 10.05 WIB.
"Lokasi penemuan berada di koordinat 06°02.7161'S dan 105°31.5414'E. Pencarian di Sektor X mencakup wilayah laut sekitar 380 nautical mile persegi," ucap Basarnas.
Lalu, Basarnas mengatakan, penyisiran juga melibatkan Kapal Patroli RBB Peucang yang bergerak dari Dermaga Paku Anyer. Kapal tersebut, menyisir wilayah pencarian hingga sore hari dengan kondisi gelombang laut 0–1 meter.
"Setiap benda yang ditemukan di sepanjang area pencarian tetap diperiksa oleh tim SAR gabungan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apakah benda-benda yang ditemukan dapat memberikan petunjuk mengenai posisi speedboat maupun delapan orang hilang," ujar Basarnas.
Sebelumnya diberitakan, Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso mengatakan, delapan orang yang masih dicari terdiri dari lima wartawan. Lalu, seorang kapten kapal, seorang anak buah kapal, dan seorang pemandu.
Kelima pencarian wartawan yang hilang tersebut adalah, M. Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com. Lalu, Yudhistiro dari iNews, Firdaus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis lepas.
Sementara tiga orang lainnya adalah Warta selaku kapten speedboat, Surakman sebagai ABK, dan Heriyanto yang bertugas sebagai pemandu. Seluruhnya masih dalam pencarian setelah speedboat yang mereka tumpangi kehilangan kontak di perairan Selat Sunda.
Delapan orang tersebut, sebelumnya berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka dilaporkan, hendak menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas gunung api tersebut.
"Kontak terakhir dengan rombongan, tercatat pada pukul 14.42 WIB ketika mereka mengirimkan informasi lokasi kepada rekan jurnalis di Lampung. Sekitar 22 menit kemudian, tepatnya pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan rombongan terputus," kata Edy.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....