Habiburokhman Desak Pelaku Penembakan Tiga Pegawai Pemkab Jayawijaya Ditangkap
- 12 Sep 2026 11:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Komisi III DPR RI mengutuk penembakan tiga pegawai Pemkab Jayawijaya yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB).
- Aparat TNI-Polri didorong segera menangkap dan mengadili pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
- Komisi III meminta keamanan diperkuat di wilayah rawan serta mengusut asal-usul senjata dan pihak pemasoknya.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) menembak mati tiga pegawai Pemkab Jayawijaya, Papua Pegunungan. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengutuk keras kejahatan yang dilakukan KKB tersebut.
"Tindakan penyerangan bersenjata terhadap warga sipil dan pelayan publik ini merupakan kejahatan biadab. Perilaku yang sama sekali tidak dapat ditoleransi," katanya dalam keterengam pers yang diterima RRI, Sabtu, 12 September 2026.
Ia mendukung penuh jajaran Polri bersama TNI untuk bertindak cepat, tegas, dan terukur sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Ia meminta para pelaku segera ditangkap dan diadili.
"Aparat penegak hukum harus segera mengusut tuntas peristiwa ini, memburu para pelaku hingga ke akarnya. Dan menyeret mereka ke hadapan peradilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," katanya.
Menurutnya, negara tidak boleh kalah oleh aksi teror dan kekerasan bersenjata yang merongrong kedaulatan hukum. Serta mengorbankan keselamatan warga sipil.
"Kami meminta aparat meningkatkan jaminan keamanan di wilayah rawan agar para petugas pemerintah dan masyarakat dapat beraktivitas. Serta menjalankan pembangunan tanpa rasa takut," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni turut mengutuk aksi keji KKB tersebut. Ia mendesak aparat bergerak cepat meringkus para pelaku.
"Ini tentunya tindakan yang biadab dan saya sangat mengutuk tindakan teror ini. Kami di Komisi III mendesak agar jajaran kepolisian bergerak cepat menangkap pelaku dan menghukum mereka seberat-beratnya," ujar Sahroni.
Ia juga berharap aparat mengusut asal-usul senjata yang dimiliki KKB. "Saya meminta polisi, selain menangkap pelaku, juga harus bisa mengungkap dari mana mereka mendapatkan senjata dan siapa pemasoknya," ujarnya, menegaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....