Apresiasi BAZNAS, Mendiktisaintek: Beasiswa Cendekia Perluas Akses Pendidikan Ti
- 10 Sep 2026 03:39 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto mengapresiasi inisiatif BAZNAS dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui Program Beasiswa Cendekia BAZNAS.
- Program tersebut menyasar mahasiswa dari keluarga kurang mampu di Indonesia serta mahasiswa asal Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan.
- Apresiasi itu disampaikan Prof. Brian saat peluncuran Beasiswa Cendekia BAZNAS Palestina dan Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri di Gedung Kemdiktisaintek, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto mengapresiasi inisiatif BAZNAS dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui Program Beasiswa Cendekia BAZNAS. Program tersebut menyasar mahasiswa dari keluarga kurang mampu di Indonesia serta mahasiswa asal Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan.
Apresiasi itu disampaikan Prof. Brian saat peluncuran Beasiswa Cendekia BAZNAS Palestina dan Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri di Gedung Kemdiktisaintek, Jakarta, Rabu, 9 September 2026. Peluncuran tersebut turut dihadiri Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc.
Prof. Brian menilai kedua program beasiswa tersebut memiliki nilai strategis dan dampak besar bagi pengembangan pendidikan di Indonesia. Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu investasi terbaik untuk membangun kualitas sumber daya manusia.
“Tentu ini sesuatu yang sangat luar biasa. Investasi terbaik sebuah bangsa adalah pada pendidikan,” ujar Brian.
Brian mengapresiasi BAZNAS yang dinilai berada di barisan terdepan dalam mendukung akses pendidikan melalui filantropi. Ia berharap langkah tersebut dapat mendorong lembaga filantropi lainnya meningkatkan kontribusi di bidang pendidikan.
“Kami sangat senang dan sangat mengapresiasi BAZNAS yang berdiri di barisan paling depan. Kami juga berharap hal ini dapat menstimulasi lembaga-lembaga filantropi untuk semakin memberikan kontribusinya,” katanya.
Secara khusus, Brian juga mengapresiasi Beasiswa Cendekia BAZNAS Palestina yang membuka kesempatan bagi mahasiswa asal Palestina untuk menempuh pendidikan di Indonesia. Program tersebut dinilai sekaligus dapat memperkuat atmosfer internasional di perguruan tinggi Indonesia.
“Sambil kita membantu saudara-saudara kita di Palestina, kampus-kampus kita akan mendapatkan mahasiswa asing. Pemberdayaan ini tentu sangat baik untuk membangun atmosfer internasional di Indonesia,” ujar Brian.
Menurut Brian, dukungan BAZNAS menjadi kabar baik bagi perguruan tinggi karena dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan. Ia menyebut minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi masih besar, sementara kapasitas beasiswa pemerintah belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan.
“Ini menjadi berita gembira bagi kami di lingkungan perguruan tinggi, sehingga akan memperluas akses untuk mengikuti dan melanjutkan perkuliahan yang tidak di-cover oleh beasiswa pemerintah. Hal tersebut nantinya juga bisa dibantu dengan beasiswa dari BAZNAS,” katanya.
Brian berharap kolaborasi antara pemerintah dan BAZNAS dapat terus berlanjut dan berkembang. Menurutnya, keterlibatan lembaga filantropi diperlukan untuk memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan tinggi.
“Karenanya, kita mengajak lembaga-lembaga yang lebih luas, dan hal ini disambut sangat antusias oleh BAZNAS. Sekali lagi, kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS,” kata Brian.
Turut hadir Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Pusat KH Muhammad Cholil Nafis, Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, serta jajaran pejabat tinggi madya dan pratama di lingkungan Kemdiktisaintek.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....