Kemendikdasmen Lanjutkan Pembinaan Talenta Berprestasi hingga Ajang Internasi

  • 07 Sep 2026 09:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melanjutkan pembinaan talenta berprestasi hingga ke ajang internasional. Upaya tersebut dilakukan melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) bersama berbagai mitra.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan apresiasi menjadi bagian penting dalam manajemen talenta murid. Hal tersebut sesuai Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid.

“Kami terus berusaha mendukung dan mengapresiasi prestasi anak bangsa. Mohon maaf kalau mungkin hadiahnya tidak besar,” kata Abdul Mu’ti di Jakarta, Jumat, 4 September 2026.

Pada 2026, sebanyak 420 juara ajang nasional dibina Puspresnas bersama mitra. Mereka dipersiapkan untuk mengikuti berbagai kompetisi di tingkat internasional.

Selain itu, sebanyak 79 murid dikirim sebagai delegasi Indonesia dalam berbagai ajang internasional. Para delegasi tersebut telah meraih 47 penghargaan internasional.

Penghargaan itu terdiri atas tujuh medali emas, 17 perak, 23 perunggu, dan lima honorable mention. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan talenta secara berkelanjutan.

Kepala Puspresnas Maria Veronica Irene Herdjiono mengatakan pembinaan tidak berhenti setelah murid meraih prestasi nasional. Para talenta berprestasi terus didampingi agar memiliki kesempatan berkembang lebih luas.

“Prestasi di tingkat nasional bukanlah akhir dari proses pembinaan. Kami terus mendampingi para talenta berprestasi agar dapat berkembang dan memiliki kesempatan lebih luas lagi,” ujar Irene.

Dukungan juga diberikan melalui kesempatan melanjutkan pendidikan. Puspresnas bersama LPDP menyediakan Beasiswa Talenta Indonesia untuk jenjang S1/D4 di dalam maupun luar negeri.

Tahun ini, sebanyak 174 calon penerima Beasiswa Talenta Indonesia telah diumumkan. Sebanyak 171 calon penerima akan menempuh pendidikan dalam negeri dan tiga lainnya luar negeri.

Irene menegaskan, kompetisi seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN) tidak hanya berorientasi pada perolehan medali. Kompetisi menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan kemampuan dan karakter.

“OSN bukan semata-mata tentang medali atau menjadi juara. Proses mengikuti kompetisi menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan kemampuan, membangun karakter, sportivitas, daya juang, dan mental sebagai generasi unggul Indonesia,” ucapnya.

Kemendikdasmen memastikan pengembangan talenta dilakukan melalui proses yang adil, transparan, dan berintegritas. Prestasi murid diharapkan menjadi pintu menuju kesempatan pendidikan dan pengembangan diri berikutnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....