Putri Ariani Meriahkan HAN 2026, KOWANI Soroti Semangat Inklusivitas Anak
- 25 Jul 2026 10:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KOWANI menilai penampilan Putri Ariani pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi inspirasi keberanian, kesetaraan, dan inklusivitas bagi anak Indonesia
- Nannie Hadi Tjahjanto menegaskan Putri Ariani membuktikan keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama Indonesia
- KOWANI mengajak seluruh pihak menciptakan ruang yang aman, ramah, dan setara bagi seluruh anak, termasuk penyandang disabilitas
RRI.CO.ID, Jakarta – Penyanyi Putri Ariani tampil memeriahkan Peringatan HAN 2026 dan Hari Kebaya Nasional ke-3 di Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026. Ketum KOWANI Nannie Hadi Tjahjanto menyebut penampilan Putri menguatkan semangat inklusivitas sekaligus menginspirasi anak-anak Indonesia untuk terus mengembangkan potensinya.
Nannie mengatakan Putri Ariani membuktikan bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama Indonesia mendunia. Menurutnya, penampilan tersebut juga membawa pesan penghormatan terhadap martabat, hak, potensi, dan masa depan setiap anak Indonesia.
"Kehadiran Putri Ariani menjadi kebanggaan sekaligus inspirasi bagi kita semua. Putri menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia," ujar Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) Periode 2024–2029 tersebut dalam keterangan tertulis, Sabtu, 25 Juli 2026.
Ia menilai Putri Ariani merupakan representasi anak Indonesia yang berani bermimpi, percaya kepada kemampuan diri, dan bekerja keras menghadapi tantangan. Menurutnya, setiap anak memiliki talenta serta berhak memperoleh kesempatan yang setara untuk tumbuh, berkarya, dan mencapai cita-citanya.
"Penampilannya mempertegas bahwa setiap anak berharga. Setiap anak memiliki talenta, dan setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang setara untuk tumbuh, berkarya, dan mencapai cita-citanya," katanya.
Nannie mengatakan kehadiran Putri Ariani juga sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional (HAN) membangun ruang yang aman, ramah, dan inklusif. Menurutnya, ruang tersebut harus memberikan kesempatan berkembang bagi seluruh anak, termasuk penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus.
Ia menambahkan penampilan Putri Ariani mengenakan kebaya turut memperkuat makna kebaya sebagai identitas, keberanian, kreativitas, dan kebanggaan perempuan Indonesia. Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi kunci menjaga keberlanjutan pewarisan budaya bangsa.
"Generasi muda mengenakan kebaya dengan bangga dan menampilkan karya terbaiknya, kebaya tidak hanya dikenang sebagai warisan masa lalu. Tetapi hadir sebagai identitas yang hidup, modern, inklusif, dan relevan bagi masa depan," ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal KOWANI menegaskan setiap anak harus memperoleh ruang yang aman, ramah, inklusif, dan setara untuk berkembang. “Kehadiran Putri Ariani memperkuat keyakinan kita, bahwa setiap anak memiliki keistimewaan dan masa depan yang patut diperjuangkan bersama,” ujar Ratu Dian Hatifah.
“Setiap anak, termasuk anak penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus, harus memperoleh ruang yang aman, ramah, inklusif. Kemudian memiliki hak setara untuk tumbuh, belajar, berkarya, serta menunjukkan potensinya,” ucapnya.
Selain penampilan Putri Ariani, kegiatan juga dimeriahkan kelompok angklung CLN dan Pertiwi serta penampilan anak berkebutuhan khusus. Seluruh rangkaian pertunjukan menegaskan seni dan budaya merupakan ruang bersama yang terbuka, setara, dan dapat diakses setiap anak.
Peringatan HAN 2026 dan Hari Kebaya Nasional ke-3 ini didukung lebih dari 100 organisasi perempuan bersama berbagai unsur masyarakat. KOWANI berharap momentum tersebut memperkuat Gerakan Nasional Indonesia Berkebaya menuju Indonesia Emas 2045 sekaligus mendorong pelestarian budaya lintas generasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....