Presiden Minta Pejabat yang Tangani Bencana NTT Fokus Layani Masyarakat

  • 26 Agt 2026 22:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo menginstruksikan pemerintah untuk memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat dalam penanganan bencana di NTT, tidak boleh terganggu oleh agenda kunjungan pejabat.
  • Presiden menekankan bahwa setiap kunjungan pejabat ke wilayah bencana harus memberikan manfaat nyata, bukan hanya sekadar melihat kondisi tanpa diikuti langkah penanganan konkret.
  • Instruksi ini diberikan saat Presiden melakukan tinjauan di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, menunjukkan komitmen langsung pemerintah terhadap penanganan krisis bencana di kawasan tersebut.

RRI.CO.ID, Nagekeo - Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran pemerintah yang menangani bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat. Presiden menilai penanganan bencana tidak boleh terganggu oleh agenda kunjungan pejabat.

Presiden meminta setiap kunjungan pejabat ke wilayah bencana memberikan manfaat nyata. Kunjungan, kata Presiden, tidak cukup hanya untuk melihat kondisi masyarakat terdampak tanpa diikuti langkah penanganan.

"Kalau kita datang habis itu hanya lihat bencana tapi tidak bisa mengatasi, tidak bisa kirim bantuan. Ya itu akhirnya kurang efektif," kata Presiden saat memimpin rapat penanganan gempa di Nagekeo, NTT, Rabu, 26 Agustus 2026.

Peresiden mengungkapkan dirinya sengaja tidak langsung datang ke wilayah terdampak pada tahap awal bencana. "Saya mau beri kesempatan semua instansi untuk melayani rakyat langsung," ujarnya.

Menurut Presiden, terlalu banyak pejabat pusat yang datang ke lokasi bencana berpotensi mengganggu konsentrasi petugas di lapangan. Pejabat daerah justru dapat tersita waktunya untuk menyambut dan mendampingi kunjungan tersebut.

"Kadang-kadang kalau terlalu banyak pejabat pusat datang terpecah konsentrasi. Jadi pejabat daerah harus menjemput dan sebagainya," kata Presiden.

Presiden menilai masyarakat membutuhkan tindakan cepat, pelayanan langsung, serta bantuan yang dapat segera diterima. "Itu kadang-kadang ada kecenderungan akhirnya bisa menjadi mengalihkan fokus pertama," ujarnya.

Kepala Negara menegaskan pemerintah pusat tetap memantau perkembangan penanganan bencana dari pusat. Pengerahan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat menjadi hal yang dinilai paling penting.

"Tapi kita terus memonitor dan yang paling penting dari pusat adalah mengerahkan pelayanan dan bantuan. Itu yang paling penting," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....