Presiden Setujui Pembangunan Gudang Stok Logistik Bencana di Setiap Daerah

  • 26 Agt 2026 18:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui pembangunan gudang stok logistik bencana di tingkat daerah untuk mempercepat distribusi bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam.
  • Pemerintah akan melakukan perhitungan menyeluruh mengenai kebutuhan gudang dan persediaan logistik pada skala nasional untuk memastikan efektivitas sistem penanggulangan bencana.
  • Gudang logistik bencana daerah akan berada di bawah kendali pemerintah daerah setempat melalui badan penanggulangan bencana daerah sesuai verifikasi Presiden kepada Kepala BNPB Suharyanto.

RRI.CO.ID, Nagekeo - Presiden Prabowo Subianto menyetujui usulan pembangunan gudang stok logistik bencana di daerah untuk mempercepat bantuan kepada masyarakat. Pemerintah akan menghitung kebutuhan gudang dan persediaan logistik secara nasional.

Presiden Prabowo kemudian memastikan apakah gudang logistik tersebut akan berada di bawah kendali pemerintah daerah. "Jadi saran Anda itu badan penanggulangan bencana daerah harus punya gudang sendiri?" ucap Presiden saat bertanya kepada Kepala BNPB Suharyanto dalam rapat penanganan dampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kabupaten Nagekeo, Rabu, 26 Agustus 2026.

Kemudian Suharyanto menjawab bahwa gudang tersebut berada di bawah kendali gubernur maupun bupati dan dapat digunakan untuk masyarakat terdampak. "Siap," jawab Kepala BNPB.

Presiden kemudian memperjelas konsep tersebut agar persediaan tidak hanya disiapkan di tingkat kabupaten dan kota, tetapi juga diperhitungkan secara nasional. "Nanti yang di kabupaten punya sendiri?" ujar Presiden.

Suharyanto menjelaskan gudang dan stok tersebut diperlukan untuk memastikan pemerintah daerah memiliki kemampuan memberikan bantuan sejak awal bencana. Ia menyebut persediaan dapat berupa makanan, sembako, selimut, tenda, dan matras.

Nilai stok awal di setiap daerah diperkirakan sekitar Rp5 miliar hingga Rp10 miliar. Presiden kemudian meminta penghitungan kebutuhan dilakukan secara nasional.

"Itu saya kira saran yang baik. Kita hitung secara nasional saja setiap provinsi biar gubernur punya gudang, punya kesiapan makanan," ujar Presiden.

Penguatan stok logistik daerah diharapkan dapat mempercepat bantuan pada fase awal bencana. BNPB tetap akan memperkuat penanganan dan distribusi setelah tiba di lokasi terdampak.

BNPB sebelumnya menyebut pihaknya berupaya tiba di lokasi bencana dalam waktu 1x24 jam. Namun, distribusi logistik dari pusat membutuhkan waktu sehingga persediaan awal di daerah dinilai penting sebelum bantuan berikutnya tiba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....