Dihadapan Warga NTT, Presiden Pastikan Pemerintah Terus Hadir dan Membantu
- 26 Agt 2026 18:16 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah pusat berkomitmen terus membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur dalam proses pemulihan pascabencana.
- Pemerintah terus memantau kondisi wilayah terdampak dan menyiapkan berbagai langkah penanganan untuk mendukung masyarakat yang terkena dampak bencana.
- Presiden langsung berinteraksi dengan warga terdampak bencana di Kabupaten Nagekeo, NTT, pada Rabu, 26 Agustus 2026, untuk menunjukkan kepedulian pemerintah.
RRI.CO.ID, Nagekeo - Pemerintah akan terus hadir dan membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) selama proses pemulihan pascabencana. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat menyapa warga terdampak bencana di Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu, 26 Agustus 2026.
Pemerintah, kata Presiden, terus memantau kondisi wilayah terdampak. Sekaligus menyiapkan berbagai langkah penanganan untuk membantu masyarakat.
"Jadi percayalah pemerintah tidak akan membiarkan saudara sendiri. Kita hadir dan kita akan terus membantu saudara-saudara," ujar Presiden saat meninjau Posko Pengungsian Lapangan Berdikari, Nagekeo.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana. Presiden mengatakan, kedatangannya ke NTT untuk melihat langsung langkah penanganan yang telah dilakukan pemerintah.
"Saya datang untuk melihat langkah-langkah yang sudah diambil. Saya menyampaikan kepada seluruh rakyat Flores, daerah-daerah yang kena bencana, ucapan belasungkawa saya, mereka yang kehilangan keluarganya," ujar Presiden.
Kepala Negara memastikan pemerintah pusat telah menyiapkan sejumlah bantuan untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat terdampak. "Pemerintah pusat menyiapkan semuanya untuk mengatasi kesulitan ini," kata Presiden.
Selain bantuan untuk masyarakat, pemerintah juga menyiapkan langkah sementara agar aktivitas warga dapat kembali berjalan. Salah satunya dengan memastikan kegiatan belajar mengajar dapat segera dilaksanakan.
"Kita sudah siapkan perbaikan-perbaikan langkah-langkah sementara supaya sekolah bisa segera buka, bisa segera kita jalankan. Mungkin untuk keamanan, sekolah-sekolah mungkin di tenda dulu," ucapnya.
Presiden juga meminta masyarakat bersabar selama proses pemulihan berlangsung. Kondisi wilayah terdampak, kata Presiden, masih membutuhkan waktu hingga dinyatakan cukup aman untuk pembangunan hunian sementara maupun perbaikan rumah warga.
"Menurut para ahli, kita butuh kurang lebih sabar, mungkin maksimal mungkin tiga minggu lagi ya baru lewat aman semuanya. Baru kita mulai bangun hunian-hunian sementara dan perbaikan rumah-rumah dan sebagainya," ujar Presiden.
Pemerintah selanjutnya akan melanjutkan penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak bencana NTT secara bertahap. Pemerintah juga akan memperhatikan segala kondisi keamanan di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....