Kader Muda Fokusmaker Diminta Aktif di Medsos, Ini Pesan Ketum SOKSI
- 23 Agt 2026 17:02 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ketum Depinas SOKSI, Mukhamad Misbakhun meminta, seluruh kader Fokusmaker mampu mengelola media sosial (mensos) menjadi positif.
- Kader muda Fokusmaker adalah generasi yang sangat dekat dengan medsos. Fokus titik utama kita adalah mengelola medsos menjadi positif, berikan manfaat baik untuk politik Golkar maupun politik kebangsaan
- Komentar-komentar itu penting di dalam pemetaan di medsos, tune negatif, positif itu jadi pertarungan sendiri. Masyarakat sekarang ini tidak hanya fokus pada satu kegiatan, tapi juga aktif memonitor medsos
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketum Depinas SOKSI, Mukhamad Misbakhun meminta, seluruh kader Fokusmaker mampu mengelola media sosial (mensos) menjadi positif. Terutama, dalam menjembatani program SOKSI, Golkar, dan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat Indonesia.
"Kader muda Fokusmaker adalah generasi yang sangat dekat dengan medsos. Fokus titik utama kita adalah mengelola medsos menjadi positif, berikan manfaat baik untuk politik Golkar maupun politik kebangsaan," kata Ketua DPP Golkar ini dalam sambutannya di acara Rapat Pimpinan Nasional I Pertemuan Kerja Nasional dan Political Leadership Lab Batch I Fokusmaker 2026, di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Minggu, 23 Agustus 2026.
Dalam membuat nada positif di medsos, Ketua Komisi XI DPR ini menyadari, bukan tugas mudah untuk Fokusmaker. Meski begitu, ia meyakini terhadap kemampuan seluruh kader Fokusmaker selalu organisasi konsentrasi SOKSI.
"Komentar-komentar itu penting di dalam pemetaan di medsos, tune negatif, positif itu jadi pertarungan sendiri. Masyarakat sekarang ini tidak hanya fokus pada satu kegiatan, tapi juga aktif memonitor medsos," ucap Misbakhun.
Tidak hanya itu, Misbakhun juga mengingatkan, Fokusmaker untuk aktif melakukan konsolidasi di seluruh daerah di Indonesia. Dengan konsolidasi yang kuat, proses kaderisasi akan berjalan dengan lancar.
"Ini kunci eksistensi kita, agar bisa menambah kursi partai Golkar (pada Pemilu 2029). Fokusmaker harus bisa merasakan rumah besar SOKSI, dan SOKSI akan menyampaikan aspirasi ke Golkar," ujar Misbakhun.
| Baca juga: Golkar: Kabinet Bayangan Sah dalam Demokrasi |
Kemudian, Misbakhun menuturkan, Golkar tidak perlu mengkhawatirkan dalam persoalan kaderisasi. Mengingat, Fokusmaker sejauh ini terus melakukan konsolidasi dan kegiatan penguatan jiwa kepemimpinan.
"Ini lembaga konsentrasi jika hirarki itu nomor tiga, tapi bisa kuat, struktural, dan regenerasi berjalan. Golkar sepertinya tidak perlu khawatir lagi soal regenarasi," kata Misbakhun.
Sementara, Ketum Bakornas Fokusmaker, Abrory Ben Barca membeberkan, tujuh komitmen organisasinya untuk SOKSI dan Golkar. Pertama, Fokusmaker akan masif konsolidasi dan bergerak ke akar rumput, dari kampus ke kampus hingga ke sudut kota di Indonesia.
Kedua, kata Abrory, Fokusmaker akan membuat program yang modern dan adaptif tanpa melupakan sejarah SOKSI. "Ketiga, kegiatan political leadership lab ini, pintu masuk kader baru Fokusmaker untuk politik kader bangsa di SOKSI," ucap Abrory di tempat yang sama.
Keempat, Abrory menegaskan, Fokusmaker akan terus mendukung agenda SOKSI di bawah kepemimpinan Misbakhun. Kelima, mendorong Prof. Suhardiman menjadi pahlawan nasional.
Keenam, Abrory menuturkan, Fokusmaker akan berjuang untuk meningkatkan kursi Golkar di DPR pada Pemilu 2029. "Ketujuh, Fokusmaker akan mengawal program prioritas pemerintah, Fokusmaker hadir dalam mitra kritis, kami akan menyosialisasikan program pemerintah," ujar Abrory.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....