Golkar Miliki Filosofi Akar Beringin yang Kuat, Bahlil: Kaderisasi Adalah Ruhnya
- 03 Agt 2026 11:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ketua Umum (Ketum) DPP Golkar, Bahlil Lahadalia mengingatkan, lambang pohon beringin yang melekat di partainya memiliki filosofi kuat.
- Kita harus lakukan koreksi internal, proses pengkaderan harus kita lakukan, ruhnya di sini. Penting kita melakukan adaptasi, ToT ini penting, harus serius,
- Akademi Golkar itu, Bahlil menjelaskan, merupakan keputusan dan perintah Munas partainya. Pola yang ditanamkan para pendiri Golkar, diharapkannya, terus tertaman kepada kader-kader partai berlambang beringin.
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum (Ketum) DPP Golkar, Bahlil Lahadalia mengingatkan, lambang pohon beringin yang melekat di partainya memiliki filosofi kuat. Filosofi tersebut, yakni Golkar memiliki akar kuat di masyarakat Indonesia.
Dalam menjaga akar kuat tersebut, Bahlil mengatakan, penting bagi Golkar melakukan kaderisasi dengan matang. Tidak hanya itu, Bahlil juga meminta, jajaranya untuk tidak segan melakukan koreksi di internal Golkar.
"Kita harus lakukan koreksi internal, proses pengkaderan harus kita lakukan, ruhnya di sini. Penting kita melakukan adaptasi, ToT ini penting, harus serius," kata Menteri ESDM ini dalam pidatonya saat menghadiri pembukaan ToT Akademi Partai Golkar 2026, di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.
Akademi Golkar itu, Bahlil menjelaskan, merupakan keputusan dan perintah Munas partainya. Pola yang ditanamkan para pendiri Golkar, diharapkannya, terus tertaman kepada kader-kader partai berlambang beringin.
"Itu terjadi karena ada proses, jadi nggak semata-semata jadi, lambang kita beringin, pohon beringin itu rindang, pohonnya bagus, lalu akarnya (kuat). Pohon yang kita tanam dari kecil dari nol, hasilnya akan berbeda jika ambil beringin dari punya orang lalu kita tanam," ucap Bahlil.
Lalu, Bahlil juga menyinggung, tantang untuk Golkar di era transformasi seperti sekarang ini. Jika pola lama terus diterapkan, dikhawatirkannya Golkar akan tertinggal dengan partai-partai lainnya.
"Kita harus memagami nilai dasar perjuangan partai, ketika tidak memahami nilai dasar, pasti akan terjadi distorsi. Kalau Golkar tidak mampu adaptasi, kita ketinggalan, ini persoalan yang cepat mengalahkan yang lambat," ujar Bahlil.
Kepada seluruh peserta ToT Golkar, ia menekankan, semua anggota DPR RI dari partainya wajib menjadi peserta. Semua itu, agar menjadi filter untuk bisa membedakan mana kepentingan Golkar mana pribadi.
"Kalau nggak ada filter susah, ciri karakter Golkar itu teknokrat, itu ciri kita. Kalau kita bicara teknokrat, kita bilang kepentingan negara duluan," kata Bahlil.
Sementara, Bendahara Akademi ToT Partai Golkar 2026, Eric Hermawan menegaskan, penyelenggaraan acara tersebut bertujuan untuk memberikan bekal. Yakni, membekali seluruh kader partai Golkar se-Indonesia untuk meningkatkan kualitas berpolitiknya.
"Tentunya ini bertujuan dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas. Serta, kemampuan kader Partai Golkar kedepannya," kata Eric di tempat yang sama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....