BNPB Pastikan Kebutuhan Pengungsi Gempa Flores Terpenuhi

  • 18 Agt 2026 16:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BNPB memastikan kebutuhan dasar pengungsi gempa magnitudo 7,7 di Manggarai segera dipenuhi.
  • Pemerintah menyiapkan tenda, dapur umum, logistik, tenaga kesehatan, obat-obatan, dan peralatan medis.
  • Menko PMK meminta pemerintah daerah segera membentuk satgas untuk memperkuat koordinasi penanganan pengungsi.

RRI.CO.ID, Jakarta – BNPB memastikan kebutuhan dasar warga terdampak gempa magnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai, Flores terpenuhi. Selain itu, Pemerintah juga memperkuat penanganan pengungsi yang tersebar di sejumlah titik.

Terkait hal itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau pengungsian di Lapangan Pendidikan Barangkolong, Kecamatan Reok. Peninjauan dilakukan bersama Menko PMK Pratikno, Senin, 17 Agustus 2026.

“Malam ini kita pastikan tenda-tenda pengungsi yang lebih layak dapat didirikan. Masyarakat nantinya memiliki tempat tinggal sementara yang lebih baik,” ujar Suharyanto.

Pembentukan satgas daerah diperlukan untuk memperkuat koordinasi pemerintah dalam menangani warga terdampak. Sebab, pengungsian dan wilayah terdampak tidak hanya terpusat di Barangkolong.

BNPB menyiapkan tenda keluarga, tenda serbaguna, logistik, serta berbagai peralatan penunjang pengungsian. Sebagian bantuan telah dikirim dari Pos Logistik Nasional BNPB di Labuan Bajo.

Ia menjelaskan, bantuan dari Jakarta juga telah tiba melalui Bandara Komodo di Labuan Bajo. Logistik tersebut segera didistribusikan menuju sejumlah lokasi pengungsian di Kabupaten Manggarai.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan pangan turut dilakukan melalui koordinasi BNPB bersama Kementerian Sosial. Dapur umum akan dikelola Taruna Siaga Bencana untuk melayani kebutuhan pengungsi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kemensos. Dapur umum akan menyuplai kebutuhan makanan para pengungsi sehari-hari selama di pengungsian,” katanya.

Warga direncanakan menerima makanan tiga kali sehari selama berada di lokasi pengungsian. Penyediaan makanan juga dilakukan dengan memperhatikan kecukupan asupan gizi masyarakat terdampak.

BNPB juga berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk menambah tenaga kesehatan. Obat-obatan dan peralatan medis turut diperkuat sesuai kebutuhan warga terdampak.

“Untuk Kemenkes, akan ditambah tenaga medis beserta obat-obatan. Peralatan penunjang medis juga akan diperkuat untuk pelayanan warga,” ujarnya.

Suharyanto turut menyerahkan bantuan logistik secara langsung kepada masyarakat sebelum meninggalkan lokasi pengungsian. Bantuan diharapkan menopang kebutuhan dasar warga selama menjalani masa pengungsian pascagempa.

Sementara itu, Menko PMK Pratikno menambahkan penanganan pengungsi perlu diperkuat karena warga terdampak tersebar di sejumlah lokasi. Pemerintah daerah diminta segera membentuk satuan tugas untuk mempercepat koordinasi.

“Kami dorong agar satgas daerah segera dibentuk, karena lokasi pengungsian ada di beberapa titik. Masih ada kebutuhan dasar para pengungsi yang harus dipenuhi,” ujar Pratikno.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....