Inilah Daftar Lima Bandara di NTT yang Terdampak akibat Gempa

  • 18 Agt 2026 14:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Lima bandara di NTT terdampak gempa, tetapi seluruh layanan operasional tetap berjalan tanpa penutupan bandara.
  • Kemenhub terus memeriksa fasilitas bandara dan navigasi penerbangan dengan mengutamakan keselamatan penerbangan.
  • Skema GARD disiapkan untuk memastikan bandara mendukung operasi kemanusiaan serta penyaluran bantuan secara cepat dan terkoordinasi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Perhubungan mengungkap daftar sejumlah bandara dan pelabuhan mengalami kerusakan akibat gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Meskipun demikian, pemerintah menyatakan seluruh layanan operasional bandara saat ini tetap berjalan dan tidak ada penutupan bandara.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa menyatakan pihaknya menempatkan aspek keselamatan penerbangan sebagai prioritas utama. Pemeriksaan kondisi fasilitas dan infrastruktur bandara serta fasilitas navigasi penerbangan pun akan terus dilakukan.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub telah menyiapkan skema Get Airport Ready for Disaster (GARD). Sehingga bandara dapat dioptimalkan untuk mendukung operasi kemanusiaan apabila diperlukan.

"Untuk kesiapan pengiriman bantuan ke masyarakat dilakukan dengan skema GARD," ujarnya. Menurutnya, skema ini memastikan bantuan dapat disalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi kepada masyarakat.

Daftar Lima Bandara yang Terdampak akibat Gempa NTT

Pada sektor transportasi udara, terdapat lima bandara yang dilaporkan terdampak. Diantaranya:

1. Bandar Udara Komodo di Labuan Bajo

2. H. Hasan Aroeboesman di Ende

3. Umbu Mehang Kunda di Waingapu

4. Frans Sales Lega di Ruteng

5. dan Soa di Bajawa.

Kerusakan yang ditemukan antara lain terjadi pada gedung terminal berupa timbulnya keretakan, gedung administrasi, dan gedung PKP-PK. Adapun sejumlah fasilitas pendukung dan sisi udara, dengan tingkat kerusakan yang berbeda pada setiap lokasi.

Di Bandar Udara Soa - Bajawa, berdasarkan laporan awal, terdapat kerusakan sedang pada runway. Ada juga sejumlah bangunan seperti fasilitas pendukung, termasuk adanya retakan baru di beberapa titik.

Sementara itu, pada aspek pelayanan navigasi penerbangan, terdapat unit pelayanan yang terdampak. Yaitu Cabang Pembantu Labuan Bajo, Cabang Pembantu Ende, Unit Maumere, Unit Bajawa, dan Unit Ruteng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....