Kronologi Kebakaran Belakang Pabrik di Purwakarta, 16 Mobil Damkar Dikerahkan
- 18 Agt 2026 09:11 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kebakaran hebat melanda area belakang PT Iluva Gravure Industri, Purwakarta, Senin sore, 17 Agustus 2026.
- Sebanyak 16 unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran merembet ke permukiman.
- Penyebab kebakaran belum diketahui, sementara objek yang terbakar diduga merupakan limbah di belakang perusahaan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kebakaran hebat melanda area belakang PT Iluva Gravure Industri di Kampung Mulyasari, Purwakarta, Jawa Barat. Kobaran api diduga membakar limbah perusahaan dan membuat warga sekitar panik karena api cepat membesar hingga permukiman warga.
Api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 17.50 WIB, lalu kobaran terlihat jelas dari sejumlah titik permukiman warga. Sekretaris Desa Cikopo Hendri Yudistira Permana mengatakan laporan kebakaran pertama diterima pemerintah desa sekitar pukul 17.50 WIB.
"Jam 17.50 diinformasikan kepada desa dan kami langsung tindak lanjut ke Damkar yang terdekat," ujarnya dalam keteragan pers yang diterima RRI, Selasa, 18 Agustus 2026. Sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api sekaligus mencegah kobaran merembet ke area lainnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah mobil damkar keluar masuk area perusahaan sambil menyemprotkan air menuju titik kebakaran utama. Warga sekitar memilih berkumpul dari jarak aman, sementara sebagian lainnya mulai mengungsi untuk mengantisipasi kondisi yang semakin berbahaya.
Pemerintah Desa Cikopo meminta perangkat RT dan RW membantu evakuasi warga menuju lokasi yang dinilai lebih aman sementara. Menurutnya, penyebab kebakaran sampai sekarang belum diketahui secara pasti dan masih menunggu informasi lanjutan dari petugas terkait.
Informasi sementara menyebutkan objek terbakar diduga berupa limbah. Objek ini berada di bagian belakang perusahaan tersebut saat kejadian berlangsung.
"Diduga objek ini yaitu limbah yang berada di belakang perusahaan PT Iluva Gravure Industri. Kalau ledakan mungkin tidak ada, hanya api saja. Kalau sampai ledakan tidak ada," ujarnya.
Perusahaan tersebut diketahui bergerak dalam bidang packaging atau produksi kemasan plastik untuk memenuhi kebutuhan industri berbagai sektor. Petugas masih melakukan pemadaman di sejumlah titik sambil memastikan api tidak kembali membesar setelah kondisi mulai terkendali sepenuhnya.
Upaya pemadaman juga dilakukan untuk mencegah kobaran api menjalar ke bangunan perusahaan dan lingkungan permukiman warga sekitar. Warga diminta tetap waspada dan mengikuti arahan petugas apabila kondisi di sekitar lokasi kembali membahayakan keselamatan bersama.
Hingga pagi ini, pemerintah desa masih menunggu kepastian mengenai penyebab kebakaran serta perkembangan penanganan dari petugas berwenang setempat. Kebakaran tersebut menjadi perhatian warga karena lokasi perusahaan berada dekat dengan kawasan permukiman masyarakat setempat yang cukup padat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....