Kebakaran Hutan di Kotawaringin Barat Capai 160 Kejadian
- 13 Agt 2026 17:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta: Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, telah mencapai 328,8 hektare dengan total 160 kejadian. Kecamatan Kumai menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian karena mengalami eskalasi kebakaran cukup besar.
“Wilayah tersebut memiliki karakteristik lahan gambut yang cukup tebal. Sehingga menyulitkan proses penanganan,” kata Plt Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar, Adnan Santana, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Kamis, 13 Agustus 2026.
Sementara itu, terkait ratusan titik panas yang terdeteksi, pihaknya menjelaskan bahwa tidak seluruhnya merupakan Karhutla. Sebagian titik panas dapat muncul akibat pantulan cahaya, termasuk pantulan dari atap seng.
Penanganan Karhutla juga menghadapi kendala akses menuju lokasi yang sulit dijangkau. Serta keterbatasan sumber air di sejumlah titik.
“Kondisi lahan gambut yang tebal membuat proses pemadaman membutuhkan strategi khusus. Petugas melakukan pembasahan pada bagian kepala api untuk mencegah api kembali meluas,” katanya.
Upaya dilakukan dengan membuat blokade menggunakan air. Yakni pada area sekitar 20 hingga 30 meter dari titik api.
BPBD memastikan personel dan peralatan yang dikerahkan saat ini masih mencukupi untuk penanganan Karhutla. Kondisi asap juga disebut belum memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.
“Kualitas udara masih berada pada kategori sedang dan belum masuk kategori buruk. Aktivitas penerbangan di wilayah tersebut juga masih berjalan normal,” katanya.
Kondisi tersebut turut terbantu oleh arah angin yang membawa asap menjauh dari wilayah daratan menuju laut. Meski demikian, pihak BPBD menyebut sudah ada warga yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....