Guru Asmat Harapkan Digitalisasi Perkuat Pembelajaran di Daerah 3T

  • 16 Agt 2026 10:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Guru SMP Negeri 1 Sawa Erma, Laurensius Reginaldus mendesak penguatan digitalisasi pembelajaran melalui fasilitas dan pendampingan yang memadai.
  • Fasilitas dan pendampingan dapat membantu guru mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran di kelas.
  • Guru memerlukan kesempatan untuk mempelajari berbagai fitur dan aplikasi pembelajaran digital agar dapat memilih media yang sesuai dengan materi dan kebutuhan siswa.

RRI.CO.ID, Asmat: Guru SMP Negeri 1 Sawa Erma, Kabupaten Asmat, Laurensius Reginaldus (Regis) berharap digitalisasi pembelajaran terus diperkuat melalui fasilitas dan pendampingan bagi guru. Menurutnya, keduanya dapat membantu guru mengoptimalkan teknologi dalam proses belajar.

Regis mengatakan guru perlu mendapatkan kesempatan untuk mempelajari berbagai fitur dan aplikasi pembelajaran digital. Pengetahuan tersebut dapat membantu guru memilih media yang sesuai dengan materi dan kebutuhan siswa.

“Kalau dengan adanya pelatih atau pemateri, kita bisa tahu, oh, ini batasannya di mana. Kemudian kelebihannya di mana, kekurangannya di mana,” ujar Regis saat ditemui RRI.CO.ID usai kegiatan Advokasi Optimalisasi Pemanfaatan Peralatan Digitalisasi Pembelajaran SMP Tahun 2026 di Agats, Kabupaten Asmat, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Menurutnya, pendampingan juga membantu guru memahami cara mengatasi berbagai kendala ketika menggunakan perangkat digital. Ia menilai guru dapat lebih percaya diri dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi.

Kegiatan advokasi yang diikuti para guru, ungkap Regis, menjadi ruang untuk mengenal pemanfaatan teknologi secara lebih terarah. Pengetahuan yang diperoleh juga diharapkan dapat diterapkan setelah guru kembali ke sekolah.

Ia berharap guru peserta kegiatan dapat membagikan pengetahuan tersebut kepada rekan-rekan di sekolah. Menurutnya, pengembangan kemampuan digital akan lebih bermanfaat jika dilakukan bersama-sama.

“Kami semua yang sudah ikut pelatihan ini bisa memaksimalkan atau mengoptimalkan apa yang kami dapat. Ini bisa untuk membagikan kepada teman-teman guru dan peserta didik,” katanya.

Regis juga berharap fasilitas digital dapat terus menjangkau sekolah-sekolah di wilayah pedalaman Asmat. Menurutnya, pemerataan fasilitas dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi siswa untuk mengenal teknologi.

“Kalau ada fasilitas, mungkin dibagi ke wilayah-wilayah atau ke pedalaman. Itu sangat penting,” ujarnya.

Ia menambahkan, fasilitas dan pendampingan perlu berjalan beriringan. Dengan dukungan tersebut, guru dapat lebih leluasa mengeksplorasi berbagai materi dan media pembelajaran yang tersedia.

“Kalau misalnya ada media, kemudian khusus untuk pelajaran itu, durasi waktunya bisa lebih lama. Karena memang itu banyak yang harus dieksplorasi, banyak yang harus diketahui,” kata Regis.

Ia berharap penguatan digitalisasi pembelajaran dapat mendorong guru dan siswa terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pemanfaatannya diharapkan menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengalaman belajar siswa di Asmat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....