Dukung Akses Pendidikan, Presiden Kejar Pembangunan 5.000 Jembatan Desa

  • 14 Agt 2026 14:07 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan lebih dari 5.000 jembatan desa hingga akhir tahun 2026 untuk mendukung akses pendidikan anak-anak di daerah terpencil.
  • Hingga saat ini TNI telah menyelesaikan 2.500 jembatan desa dan Polri telah menyelesaikan 874 jembatan desa sebagai bagian dari target pencapaian tahun ini.
  • Presiden Prabowo tegaskan pemerintah daerah untuk segera turun tangan memetakan kebutuhan jembatan di masing-masing desa.

RRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan lebih dari 5.000 jembatan desa hingga akhir 2026. Pembangunan tersebut bertujuan untuk mendukung akses pendidikan anak-anak di daerah terpencil.

"Tahun ini kita telah menyelesaikan 2.500 jembatan desa yang dibangun TNI dan 874 jembatan desa yang dibangun Polri. Target kita pada akhir tahun ini 5.000," kata Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Presiden Prabowo menyoroti anak-anak yang harus menempuh perjalanan berjam-jam untuk bersekolah. Sebagian bahkan tiba di sekolah dengan kondisi pakaian basah, bahkan harus bertaruh nyawa menyebrangi sungai besar.

“Tidak boleh lagi ada anak-anak kita yang harus bertaruh nyawa hanya untuk menyeberang sungai,” ujar Presiden Prabowo. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh terus terjadi di Indonesia.

Karena itu, Presiden meminta pemerintah daerah mengecek kebutuhan jembatan di wilayah masing-masing. Gubernur, bupati, camat, dan kepala desa diminta melaporkan lokasi yang membutuhkan jembatan.

“Kita berharap para gubernur, para bupati, para camat, para kepala desa semuanya mengecek desa-desanya. Di mana lagi dibutuhkan jembatan desa, laporkan,” ujarnya.

Presiden Prabowo mengatakan pemerintah pusat siap turun tangan jika pemerintah daerah belum mampu mengatasi kebutuhan tersebut. Menurutnya, pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar.

“Kalau gubernur, bupati, kepala desa tidak bisa mengatasi, pemerintah pusat akan turun dan mengatasi. Kita tidak akan membiarkan rakyat kita terlantar,” ucap Presiden Prabowo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....