Viral Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol, Polisi Periksa Dua Orang

  • 13 Agt 2026 09:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polisi amankan dua terduga pelaku: R dan E diamankan terkait dugaan tantangan hafalan Al-Qur’an berhadiah minuman keras di konser The Sounds Project.
  • Kasus masih didalami polisi: Penyidik memeriksa peran keduanya dan membuka kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kejadian tersebut.
  • The Sounds Project kecam insiden: Penyelenggara menyatakan aksi tersebut di luar arahan mereka, menegur sponsor, dan melakukan evaluasi internal agar tidak terulang

RRI.CO.ID, Jakarta - Polisi mendalami dugaan tantangan hafalan Al-Qur'an berhadiah minuman keras dalam konser The Sounds Project di Ancol. Dugaan tersebut mencuat setelah viralnya video tantangan beredar luas melalui media sosial dan memicu sorotan publik.

Polisi telah mengamankan dua orang terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan terkait insiden tersebut. Penyidik masih mendalami kronologi kejadian serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kegiatan tersebut.

Pelaksana Harian Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Oki Waskito menyampaikan perkembangan penanganan kasus tersebut. Oki mengatakan kedua terduga pelaku saat ini menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Utara.

"Keduanya masih diperiksa dan perannya akan didalami sebelum polisi menentukan langkah hukum berikutnya sesuai hasil gelar perkara," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima RRI.co.id, Kamis, 13 Agustus 2026.

Polisi mengamankan R, seorang perempuan, dan E, seorang laki-laki dalam penanganan perkara tersebut. Petugas masih mendalami peran masing-masing serta memeriksa sejumlah pihak terkait untuk mengungkap kejadian tersebut.

Penyelenggara The Sounds Project mengecam kejadian tersebut dan menegaskan agama tidak boleh menjadi bahan tantangan promosi. Penyelenggara menyatakan kegiatan tersebut berada di luar arahan serta persetujuan mereka dan telah menegur sponsor terkait.

"Kami sebagai penyelenggara turut merasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi. Kami telah menegur pihak sponsor terkait dan meminta mereka menyelesaikan kasus ini hingga tuntas," tulisnya dalam unggahan Instagram resmi mereka.

The Sounds Project menyatakan akan mengawal penanganan perkara dan mengidentifikasi pihak yang terlibat untuk dimintai pertanggungjawaban hukum. Penyelenggara juga akan melakukan evaluasi internal guna mencegah kejadian serupa terulang dalam kegiatan berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....