Bahlil Goda Cak Imin soal Buku Bertanda Tangan Presiden Prabowo
- 08 Agt 2026 08:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bahlil Lahadalia meluncurkan buku 10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
- Prabowo menandatangani buku tersebut dan memberikan kata pengantar sebagai bentuk dukungan terhadap karya Bahlil.
- Prabowo memuji kinerja Bahlil sebagai Menteri ESDM dengan memberikan penilaian "memuaskan" serta mendorongnya terus mengabdi kepada bangsa.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia meluncurkan '10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia'. Acara peluncuran buku digelar di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat, 7 Agustus 2026.
Dalam peluncuran buku tersebut, Presiden Prabowo Subianto tampak hadir di dalam ruangan. Tidak hanya hadir, beliau juga sempat membubuhkan tanda tangannya ke buku karya Bahlil tersebut.
"Bapak Presiden, di akhir daripada sambutan kami, kami jujur menyampaikan terima kasih yang mendalam. Karena Bapak sudah membuat kata pengantar di buku ini, kata pengantarnya kop negara, pak Mensesneg makasih ya," katanya saat menghadiri acara peluncuran buku '10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia', Gedung Theater XXI, Jakarta Pusat, Jumat, 7 Agustus 2026.
Ketum Golkar itu juga berseloroh ikatan partainya dengan koalisi Prabowo juga terasa semakin kuat. "Kemudian tanda tangannya basah Pak, ini semakin Golkar tidak bisa ke mana-mana," ujarnya, penuh hari.
Ia melontarkan candaan, hal-hal itu tidak bisa dicapai oleh Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Cak Imin juga terkenal dengan Ketum PKB.
"Jadi mohon maaf Cak Imin sekalipun sudah jadi ketum partai lama belum tentu punya buku ditandatangani oleh Presiden. Itu belum tentu Cak," katanya dengan nada tertawa.
Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto memuji kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, bahkan memberikan nilai yang 'memuaskan'. Ia meminta Bahlil untuk meneruskan pengabdian kepada bangsa, dan terus belajar dengan mengambil manfaat apa yang sudah dilakukan.
"Saya terus menilai ya pekerjaan beliau, dan saya menilai sampai sekarang beliau harus saya kasih rapor, memuaskan!," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....