El Niño Menguat, Asia Tenggara Siap-siap Hadapi Suhu Panas dan Kekeringan

  • 05 Agt 2026 10:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Asia Tenggara diperkirakan akan menghadapi kondisi yang lebih panas dan kering dalam beberapa bulan mendatang.
  • Diperkirakan akan ada peningkatan risiko kebakaran dan kabut asap lintas batas, berbarengan dengan penguatan El Niño.
  • Kawasan ASEAN selatan diprediksi akan terus mengalami kondisi kering, dengan sabuk hujan muson di utara Khatulistiwa.

RRI.CO.ID, Jakarta - Wilayah Asia Tenggara diprediksi akan menghadapi suhu lebih panas dan kering selama beberapa bulan mendatang. Selain itu, juga akan ada peningkatan risiko kebakaran dan kabut asap lintas batas, berbarengan dengan penguatan El Niño.

"Kondisi El Niño cenderung meningkatkan peluang curah hujan di bawah normal. (Terjadi) pada sebagian besar wilayah selatan ASEAN selama Agustus hingga Oktober," bunyi keterangan dari Pusat Meteorlogi Khusus ASEAN (ASMC) di Singapura, yang dikutip RRI.co.id , Rabu, 5 Agustus 2026.

ASMC menyebut, kondisi El Niño kini sudah terjadi dan diprediksi akan terus mengalami penguatan. Penguatan ini terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

Angin muson barat daya, lanjut ASMC, diprediksi akan bertahan hingga Agustus-Oktober mendatang. Kondisi akan didominasi angin yang berembus dari tenggara atau barat daya.

Kawasan ASEAN selatan diprediksi akan terus mengalami kondisi kering, dengan sabuk hujan muson di utara Khatulistiwa. Adapun cuaca lebih basah diprakirakan terjadi di utara ASEAN.

Untuk suhu di atas normal diprakirakan akan terjadi di sebagian besar wilayah ASEAN mulai Agustus hingga Oktober. Kondisi tersebut berpotensi akan memperburuk kondisi kekeringan.

Bahkan, ASMC memperingatkan potensi kekeringan berkepanjangan, ditambah dengan angin yang berembus dari tenggara dan barat daya. Kondisi ini berpotensi meningkatkan aktivitas titik panas dan risiko kabut asap lintas batas.

Sementara, subkawasan Mekong diprediksi akan tetap relatif aman, meskipun risiko aktivitas titik panas dapat meningkat. Khususnya di daerah-daerah yang mengalami curah hujan lebih rendah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....