KAI Perluas Akses Wisata Melalui Jaringan Kereta di Tiga Pulau

  • 02 Agt 2026 11:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KAI memperluas akses wisata melalui jaringan kereta di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi Selatan.
  • KAI Group melayani 258.993.359 pelanggan selama Semester I 2026 dengan pertumbuhan 7,55 persen.
  • KAI Wisata mencatat 163.255 pelanggan sepanjang Januari hingga Juni 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperluas akses masyarakat menuju destinasi wisata. Akses destinasi tersebut melalui jaringan kereta di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi Selatan.

Konektivitas tersebut menghubungkan kawasan wisata, pusat budaya, sentra kuliner, ekonomi kreatif, serta berbagai agenda nasional dan daerah. Peningkatan perjalanan wisata memperkuat peran transportasi kereta api dalam mendukung mobilitas menuju berbagai destinasi nasional.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 106,16 juta perjalanan wisatawan nusantara selama Mei 2026 dengan kenaikan 8,69 persen. Kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,38 juta kunjungan, sedangkan tingkat penghunian hotel berbintang menyentuh 50,76 persen.

UN Tourism juga mencatat pariwisata internasional tetap bertumbuh pada kuartal pertama 2026 meskipun ekonomi global masih berfluktuasi. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan transportasi menjadi elemen penting dalam mendukung kemudahan perjalanan wisata masyarakat.

Tren experience-based tourism mendorong kebutuhan layanan yang menghubungkan berbagai destinasi melalui jaringan transportasi antardaerah. "Kereta api menjadi bagian dari perjalanan wisata masyarakat. Layanan kami menghubungkan pelanggan dengan berbagai kota tujuan di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi Selatan, sehingga perjalanan menuju kawasan wisata, pusat budaya, kuliner, maupun ekonomi kreatif menjadi semakin mudah, nyaman, dan efisien," ujar Anne dalam keterangan kepada RRI.co.id , Minggu, 2 Agustus 2026.

KAI Group melayani 258.993.359 pelanggan sepanjang Semester I 2026 melalui layanan komersial dan penugasan pemerintah. Sebanyak 235.137.908 pelanggan menggunakan layanan Public Service Obligation (PSO), kereta api perintis, dan penugasan pemerintah.

Jumlah tersebut setara 90,79 persen dari keseluruhan pelanggan KAI Group selama Semester I 2026.

Layanan kereta api jarak jauh dan lokal melayani 29.858.267 pelanggan dengan pertumbuhan 8,72 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jaringan tersebut menghubungkan Jakarta, Bandung, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Banyuwangi, Garut, Purwokerto, Kutoarjo, dan sejumlah kota di Sumatra.

KAI Commuter melayani 204.151.200 pelanggan selama Semester I 2026 dengan pertumbuhan 6,58 persen dibandingkan periode sebelumnya. Commuter Line memudahkan wisatawan menjangkau Kota Tua Jakarta, Monumen Nasional, Taman Mini Indonesia Indah, Gelora Bung Karno, serta kawasan budaya.

LRT Jabodebek melayani 16.018.911 pelanggan atau meningkat 22,84 persen dibandingkan Semester I 2025. Layanan tersebut memperkuat konektivitas menuju pusat bisnis, kawasan olahraga, destinasi hiburan, dan transportasi lanjutan.

Jaringan kereta api di Sumatra menghubungkan masyarakat menuju kawasan budaya, destinasi alam, pusat kuliner, bandara, dan sentra ekonomi.

KA Makassar–Parepare di Sulawesi Selatan melayani 172.015 pelanggan dengan pertumbuhan 15,44 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Anne menilai berkembangnya layanan wisata menunjukkan perjalanan kereta api semakin menjadi bagian dari pengalaman berwisata masyarakat. KAI Wisata mencatat 6.312 perjalanan dengan 163.255 pelanggan selama Januari-Juni 2026, termasuk layanan Kereta Panoramic, Priority, dan Imperial.

"Perjalanan wisata dimulai sejak pelanggan berangkat dari stasiun. KAI akan terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan beragam sehingga perjalanan menuju destinasi menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," tutup Anne.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....