Langkah Tegas Kepala BGN Tinjau Korban Keracunan MBG

  • 01 Agt 2026 21:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menjenguk korban keracunan massal di rumah sakit Semarang untuk memastikan penanganan medis berjalan optimal.
  • Korban adalah siswa dan guru SMKN 6 Semarang yang mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis pada Jumat 31 Juli 2026.
  • Pemerintah melalui BGN melakukan kunjungan langsung untuk memantau kondisi kesehatan korban dan respons medis terhadap insiden keracunan ini.

RRI.CO.ID, Semarang - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menjenguk korban dugaan keracunan massal yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang, Sabtu 1 Agustus 2026. Kunjungan dilakukan untuk memastikan penanganan medis terhadap para korban berjalan optimal.

Korban merupakan siswa dan guru SMKN 6 Semarang. Para siswa dan guru diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat 31 Juli 2026.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 707 orang terdiri atas 693 siswa dan 14 guru mengalami gejala pusing, mual, dan muntah. Mereka menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RS Permata Medika, RS Bhakti Tamtama, dan RS Pantiwilasa Citarum.

Menanggapi peristiwa tersebut, Sudaryono mengatakan tim investigasi gabungan tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian melalui pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan. "Kami ingin memastikan penyebabnya berdasarkan hasil pemeriksaan yang komprehensif," ujar Sudaryono.

Ia menegaskan, BGN akan menindak tegas apabila ditemukan unsur kelalaian dalam proses penyediaan makanan. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti melanggar prosedur operasional standar keamanan pangan akan dikenai sanksi berupa pembekuan operasional (suspend).

Pemerintah bersama instansi terkait juga berkomitmen mengawal penanganan seluruh korban hingga tuntas. Serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar aspek keamanan pangan, kebersihan, dan kesehatan tetap menjadi prioritas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....