Kemarau Panjang, Polres Serang Bantu Warga Distribusikan Air Bersih

  • 30 Jul 2026 14:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polres Serang menyalurkan 13.000 liter air bersih kepada ratusan warga Kampung Sambiayunan yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.
  • Bantuan difokuskan di dua titik permukiman, menyusul terbatasnya pasokan air bersih untuk kebutuhan konsumsi dan sanitasi warga.
  • Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan menegaskan penyaluran bantuan kemanusiaan akan terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat selama musim kemarau berlangsung.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ratusan warga Kampung Sambiayunan, Banten mengalami kesulitan memperoleh air bersih dampak kemarau berkepanjangan. Kondisi tersebut mendorong Polres Serang menyalurkan bantuan air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan harian masyarakat yang terdampak kekeringan.

Sebanyak 13.000 liter air bersih didistribusikan menggunakan kendaraan water cannon Polres Serang dan satu mobil tangki. Penyaluran difokuskan ke dua titik permukiman agar kebutuhan air bersih warga dapat segera terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.

Pihak Polres Serang menyebut kekeringan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir telah membuat warga kesulitan memperoleh air bersih. Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat

"Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya membantu meringankan beban warga. Semoga bantuan air bersih ini dapat bermanfaat dan memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Kamis, 30 Juli 2026.

Bantuan air bersih disalurkan di RT 014/RW 05 serta RT 013/RW 05 Kampung Sambiayunan yang mengalami dampak kekeringan cukup berat. Warga terlihat membawa jeriken, ember, hingga drum untuk menampung air bersih yang dibagikan langsung oleh petugas di lokasi.

Polres Serang menjelaskan kemarau yang berlangsung beberapa pekan terakhir menyebabkan pasokan air bersih semakin terbatas. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan memperoleh air untuk keperluan konsumsi maupun sanitasi sehingga bantuan segera disalurkan kepada warga.

Ia menegaskan, bantuan kemanusiaan akan terus diberikan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri mendampingi masyarakat menghadapi dampak musim kemarau yang masih berlangsung di wilayah.

"Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya. Terutama saat warga menghadapi kondisi darurat maupun bencana alam," ujarnya.

Pemerintah bersama aparat kepolisian mengajak masyarakat menggunakan air bersih secara bijak selama musim kemarau untuk mengantisipasi keterbatasan pasokan. Sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat diharapkan mampu membantu mengurangi dampak kekeringan sekaligus menjaga kebutuhan dasar warga.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Serang mencatat peningkatan laporan kebakaran lahan yang terjadi hampir setiap hari selama sepekan terakhir. Kondisi cuaca panas disertai angin kencang membuat area ilalang dan lahan kering semakin mudah terbakar di berbagai lokasi.

Kebakaran terbaru terjadi pada Rabu malam, 28 Juli 2026 di kawasan Perumahan BMS, Kota Serang, Banten. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api sebelum meluas ke kawasan permukiman warga sekitar.

Kasi Dalops Damkar Kota Serang, Asep Setiawan, memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kebakaran diduga dipicu oleh gesekan ranting pohon yang kering akibat cuaca panas.

"Penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Namun, kemungkinan akibat cuaca panas ini banyak ranting saling bergesekan hingga menimbulkan api," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Kamis, 30 Juli 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....