Ini Kronologi KN SAR Ramawijaya Terbakar di Galangan Kapal Muara Baru

  • 23 Jul 2026 07:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KN SAR Ramawijaya milik Kantor SAR Mentawai terbakar saat menjalani perawatan di galangan kapal kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu malam.
  • Sebanyak 10 ABK berhasil menyelamatkan diri tanpa luka setelah percikan api muncul sekitar pukul 18.40 WIB saat proses perbaikan berlangsung.
  • Petugas mengerahkan 14 unit mobil damkar dan 70 personel untuk penanganan, sementara penyebab kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian.

RRI.CO.ID, Jakarta - KN SAR Ramawijaya yang sedang menjalani proses perawatan dikabarkan terbakar pada Rabu, 22 Juli 2026, malam. Kapal milik Kantor SAR Mentawai itu terbakar di galangan kapal kawasan Muara Baru, Jakarta Utara.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari menjelaskan kapal tersebut masih dalam tahap perbaikan saat kebakaran terjadi. Sejumlah anak buah kapal tetap berada di lokasi untuk mengawasi pekerjaan sebagai perwakilan dari pemilik kapal.

"Kapal memang sedang dalam perbaikan di galangan ini gitu ya, masih dalam pekerjaan. Dan memang ada beberapa ABK yang melakukan pekerjaan untuk mengawasi sebagai pemilik kapal begitu," katanya dalam keterengan resmi yang diterima RRI, Kamis, 23 Juli 2026.

Ia mengatakan pihaknya menerima informasi awal mengenai kebakaran sekitar pukul 18.40 WIB dari laporan yang diterima petugas. Setelah mengetahui adanya percikan api, seluruh personel yang berada di lokasi langsung berupaya menyelamatkan diri.

Ia memastikan sebanyak 10 anak buah kapal yang berada di area galangan berhasil keluar dengan selamat tanpa luka. Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan sumber awal api maupun penyebab pasti kebakaran kapal tersebut.

"Informasi yang kami dapatkan bahwa tadi sekitar pukul 18.40 WIB itu terjadi ada percikan api. Kemudian dari tim kita juga langsung menyelamatkan diri," ucapnya.

Petugas gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan setelah kebakaran terjadi di area galangan kapal. Proses pemadaman dilakukan untuk mencegah api menjalar ke bagian kapal lain maupun fasilitas sekitar.

Hingga kini, penyebab kebakaran KN SAR Ramawijaya masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian bersama instansi terkait. Kapal tersebut diketahui merupakan milik Basarnas Mentawai yang sedang menjalani perawatan rutin atau docking tahunan.

Sementara itu, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara membenarkan adanya insiden kebakaran kapal tersebut. Sebelumnya, puluhan personel bersama sejumlah armada pemadam langsung diterjunkan untuk mempercepat proses penanganan kebakaran.

"Sebanyak 14 unit mobil damkar beserta 70 personel dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Saat ini situasi masih dalam tahap pendinginan," ujar Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....