Dishub DKI Siapkan 'Pelican Crossing' sementara di Lokasi JPO Tendean
- 22 Jul 2026 21:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Dishub DKI Jakarta akan segera membangun pelican crossing sebagai pengganti sementara JPO Tendean yang roboh.
- Pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu satu hingga dua minggu, sehingga dapat digunakan sebagai area penyebrangan warga.
- Pelican crossing dibangun tanpa memerlukan izin Kementerian Perhubungan karena menjadi kewenangan Pemprov DKI.
RRI.CO.ID, Jakarta - Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan pelican crossing setelah JPO Tendean roboh akibat ditabrak sebuah truk. Fasilitas penyeberangan tersebut ditargetkan selesai dalam satu hingga dua minggu sambil menunggu pembangunan JPO baru berlangsung.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaludin mengatakan bahwa keputusan pembangunan pelican crossing diambil setelah pembahasan bersama sejumlah instansi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai fasilitas penyeberangan sementara sangat dibutuhkan untuk menjaga keselamatan masyarakat yang melintas setiap hari.
"Berdasarkan hasil rapat kemarin, memang JPO itu akan dibangun, kalau melihat membangun ini kan masih agak cukup lama. Karena melihat kondisi jalan yang ada di sana, maka kita akan buat pelican crossing-nya," katanya dalam keterangan pers yang diterina RRI, Rabu, 22 Juli 2026.
Dishub DKI Jakarta juga memastikan kajian pembangunan pelican crossing telah selesai sehingga proses pengerjaan dapat segera dimulai. Saat ini, pelaksanaan pembangunan tinggal menunggu penyesuaian lokasi oleh Dinas Bina Marga sebelum pekerjaan fisik dimulai.
Dinas Bina Marga akan membongkar sebagian taman median dan trotoar agar pemasangan fasilitas penyeberangan sementara dapat dilakukan. Setelah area tersebut siap, Dishub akan langsung memulai pembangunan pelican crossing di lokasi JPO Tendean yang roboh.
Ia mengatakan pembangunan pelican crossing tidak memerlukan persetujuan dari Kementerian Perhubungan karena menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Kalau pelican crossing, itu kan nggak perlu harus dari Kementerian Perhubungan, cukup dari kami saja," ujarnya, menjelaskan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap pelican crossing segera digunakan masyarakat sebelum pembangunan JPO Tendean selesai. "Ya mudah-mudahan dalam satu-dua minggu ini sudah bisa kita selesaikan," ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo mengatakan pihaknya sedang mencari sumber pendanaan untuk pembangunan ulang JPO. Salah satu opsi pembiayaan yang dipertimbangkan berasal dari skema Koefisien Lantai Bangunan (KLB).
"Jadi gini, yang jelas JPO-nya mau dibangun lagi, akan dicarikan pembiayaan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada kabar untuk pembangunan JPO mungkin dari KLB sekitar Rp5 sampai Rp6 miliar," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....