Dishub DKI Beberkan Alasan Mengapa Pembongkaran JPO Tendean Berlangsung Lama

  • 15 Jul 2026 08:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pembongkaran JPO di Jalan Kapten Tendean berlangsung hampir 11 jam akibat kepadatan lalu lintas dan kerumanan warga di lokasi.

RRI.CO.ID, Jakarta – Pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, akhirnya rampung. Pekerjaan tersebut dilakukan usai mengalami kerusakan berat akibat ditabrak truk pengangkut alat berat.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu, mengakui pembongkaran berlangsung lebih lama dari perkiraan awal. Menurut dia, banyak warga mendekati lokasi sehingga petugas harus mengutamakan keselamatan selama proses berlangsung.

“Mereka yang melihat terlalu dekat dengan lokasi pembongkaran,” ujarnya, Rabu 15 Juli 2026. Padahal, lanjut dia, alat berat masih beroperasi sehingga kondisi tersebut membahayakan keselamatan siapapun.

Bernad menambahkan kepadatan lalu lintas turut memperlambat proses pembongkaran, karena pekerjaan berlangsung bertepatan dengan jam sibuk. Arus kendaraan menuju kawasan Tendean dan Mampang sempat tersendat sehingga mobilisasi alat berat terganggu.

“Memang lalu lintas pada saat peak hour cukup padat menuju arah Tendean dan Mampang,” ujarnya. “Kondisi tersebut ikut memengaruhi kelancaran proses pembongkaran di lapangan.”

Menjelang pukul 21.15 WIB, Selasa 14 Juli 2026, pembongkaran menyisakan bagian tangga yang sebelumnya menjadi akses utama menuju JPO. Tangga kemudian diturunkan dengan menggunakan crane, sebelum dipotong menjadi beberapa bagian agar mudah diangkut oleh truk.

Petugas menuntaskan seluruh proses pembongkaran sekitar pukul 21.35 WIB setelah bekerja hampir 11 jam. Sebelum dirobohkan, JPO tersebut dinyatakan tidak layak digunakan karena nyaris roboh setelah dihantam truk pengangkut alat berat.

Mobilisasi TransJakarta juga mengalami penyesuaian rute akibat pembongkaran JPO tersebut. “Kami melakukan rekayasa operasional pada Koridor 13,” kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani.

JPO yang dibongkar memang menjadi akses bagi penumpang yang menggunakan jasa TransJakarta Koridor 13 (CBD Ciledug-Tegal Mampang). “Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas gangguan perjalanan yang dialami para pelanggan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....