Bangun Ulang JPO Tendean, Pemprov DKI Cari Anggaran Rp6 Miliar
- 22 Jul 2026 12:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemprov DKI Jakarta menyiapkan pembangunan ulang JPO Tendean yang rusak akibat tertabrak truk dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp5 miliar hingga Rp6 miliar.
- Dinas Bina Marga DKI Jakarta masih mencari sumber pendanaan pembangunan, salah satunya melalui skema Koefisien Lantai Bangunan (KLB), APBD Perubahan, CSR, atau mitra strategis.
- Pemprov DKI tetap meminta pertanggungjawaban perusahaan truk yang menyebabkan kerusakan JPO Tendean, sementara proses hukum masih berjalan di kepolisian.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan pembangunan ulang Jembatan Penyeberangan Orang Tendean yang rusak akibat tertabrak truk. Anggaran yang dibutuhkan untuk memperbaiki fasilitas publik tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp6 miliar.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo mengatakan pihaknya sedang mencari sumber pendanaan untuk pembangunan ulang JPO. Salah satu opsi pembiayaan yang dipertimbangkan berasal dari skema Koefisien Lantai Bangunan (KLB).
"Jadi gini, yang jelas JPO-nya mau dibangun lagi, akan dicarikan pembiayaan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada kabar untuk pembangunan JPO mungkin dari KLB sekitar Rp5 sampai Rp6 miliar," ucapnya dalam keterengan resmi yang diterima RRI, Rabu, 22 Juli 2026.
Ia juga memastikan Pemprov DKI tetap meminta pertanggungjawaban perusahaan truk yang menabrak JPO Tendean hingga mengalami kerusakan berat. Pemerintah daerah menyerahkan proses hukum kepada kepolisian sambil tetap menunggu penyelesaian terkait ganti rugi kerusakan fasilitas tersebut.
Sebelumnya, JPO Tendean mengalami kerusakan setelah tertabrak truk pengangkut alat borepile pada Selasa, 14 Juli 2026. Kejadian tersebut membuat akses penyeberangan masyarakat terganggu sehingga pemerintah berupaya mempercepat pembangunan ulang fasilitas tersebut.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan pemerintah sedang mencari berbagai alternatif pendanaan untuk membangun kembali JPO Tendean. Ia mengatakan, pembangunan JPO belum dapat langsung dilakukan karena anggarannya belum tersedia.
"Kalau Bina Marga menyampaikan bahwa belum akan dibangun karena memang pasti anggarannya belum ada. Maka dengan demikian saya akan mencarikan ruang apakah melalui APBD Perubahan, dana-dana CSR, KLB, atau strategic partner," ujarnya.
Ia berharap proses pencarian anggaran dapat segera selesai sehingga pembangunan JPO Tendean berjalan sesuai rencana. Pemerintah juga memastikan aspek keamanan dan kenyamanan pengguna jalan menjadi perhatian utama dalam pembangunan fasilitas tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....