Pembongkaran Jembatan Penyeberangan Tendean Rampung, Akses ke Blok M Normal
- 15 Jul 2026 08:32 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Akses Jalan Kapten Tendean menuju Blok M kembali dibuka setelah pembongkaran jembatan penyeberangan rampung dan seluruh material berhasil dievakuasi dari lokasi.
RRI.CO.ID, Jakarta – Akses Jalan Kapten Tendean menuju Blok M kembali dibuka usai pembongkaran jembatan penyeberangan, Selasa 14 Juli 2026 malam. Lalu lintas di wilayah tersebut kembali normal setelah petugas memastikan seluruh material jembatan telah berhasil dievakuasi.
Pembongkaran dilakukan secara bertahap sejak sore hingga malam menggunakan alat berat dan kendaraan pendukung. Petugas terlebih dahulu mengangkat struktur utama jembatan sebelum melanjutkan pembongkaran pada bagian tangga.
Setelah badan utama berhasil dipindahkan, petugas memastikan tidak ada lagi material yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Jalur kendaraan kemudian dibuka kembali sekitar pukul 21.45 WIB sehingga arus lalu lintas menuju Blok M kembali lancar.
Pengemudi truk yang menabrak jembatan penyeberangan tersebut, Jony Anri Siahaan sudah dimintai keterangan oleh penyidik. “Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, Rabu 15 Juli 2026.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka pada insiden truk menabrak jembatan penyeberangan tersebut. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang merusak fasilitas penyeberangan itu.
Sebagai bagian penyidikan, polisi mengamankan satu unit truk Mitsubishi Taploader bernomor polisi B-9077-UFU sebagai barang bukti. Kendaraan tersebut kini berada dalam penguasaan penyidik untuk mendukung proses pemeriksaan yang masih terus berlangsung.
“Penyidik masih mendalami seluruh fakta dan keterangan yang telah dikumpulkan dari lokasi kejadian,” ujarnya. “Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan secara menyeluruh.”
Benturan dengan truk menyebabkan struktur jembatan penyeberangan orang (JPO) rusak parah hingga membahayakan pengguna jalan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kemudian memutuskan untuk membongkar agar risiko kecelakaan lanjutan dapat dicegah secepat mungkin.
Rampungnya pembongkaran membuat aktivitas lalu lintas di Jalan Kapten Tendean kembali berangsur normal. Aparat mengimbau seluruh pengendara tetap berhati-hati saat melintas serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan pembongkaran berlangsung hampir 11 jam. Menurut dia, banyak warga mendekati lokasi sehingga petugas harus mengutamakan keselamatan selama proses berlangsung.
"Mereka yang ingin melihat berada terlalu dekat dengan lokasi pembongkaran," ujarnya. "Padahal alat berat masih beroperasi sehingga kondisi itu membahayakan keselamatan semua pihak."
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....