Sambut 5 Abad Jakarta, Pemprov DKI Akan Cetak Seribu Al-Qur'an
- 17 Jul 2026 21:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemprov DKI akan cetak 1.000 Al-Qur'an edisi khusus 5 abad Jakarta sebagai bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan menyambut peringatan 500 tahun Kota Jakarta, meliputi khataman dan tadarusan bersama masyarakat.
- Sebanyak 500 Al-Qur'an digunakan untuk khataman dan 500 lainnya untuk tadarusan, dengan angka 500 dipilih sebagai simbol usia Jakarta. Peserta khataman juga akan membubuhkan tanda tangan sebagai dokumentasi peringatan bersejarah tersebut.
- Minat terhadap Al-Qur'an cetak tetap tinggi meski era digital berkembang. Kepala LPMQ Muchlis M. Hanafi menilai digitalisasi tidak terlalu memengaruhi penggunaan Al-Qur'an cetak.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan seribu Al-Qur'an khusus untuk menyambut peringatan lima abad Kota Jakarta mendatang. Program tersebut menjadi bagian rangkaian kegiatan keagamaan yang akan digelar menjelang peringatan lima ratus tahun berdirinya Kota Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan program tersebut usai menghadiri wisuda Pendidikan Kader Mubaligh di Balai Kota Jakarta. Menurutnya, pencetakan Al-Qur'an menjadi simbol kebersamaan masyarakat dalam menyambut perjalanan panjang sejarah Ibu Kota Indonesia mendatang.
Ia mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mencetak seribu Al-Qur'an dengan desain khas untuk peringatan lima abad Jakarta. Seluruh Al-Qur'an tersebut disiapkan sebagai bagian kegiatan khataman dan tadarusan yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan nantinya.
"Dalam rangka menyambut 5 abad Jakarta, 500 tahun, kami akan membuat. Mencetak Al-Qur'an yang khas untuk 1.000 Al-Qur'an," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Jumat, 17 Juli 2026.
Sebanyak lima ratus Al-Qur'an akan digunakan untuk kegiatan khataman yang melibatkan masyarakat dari berbagai wilayah di Jakarta nantinya. Sementara lima ratus Al-Qur'an lainnya disiapkan untuk mendukung kegiatan tadarusan selama rangkaian peringatan lima abad Jakarta berlangsung bersama.
Peserta yang mengikuti kegiatan khataman nantinya diberikan kesempatan membubuhkan tanda tangan sebagai bagian dokumentasi peringatan lima abad Jakarta. Pemerintah berharap kegiatan tersebut menjadi kenangan bersama sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari bersejarah tersebut.
Ia menjelaskan angka lima ratus dipilih sebagai simbol usia Jakarta yang segera memasuki perjalanan lima abad sejarah penting. Menurutnya, jumlah peserta dapat melebihi target selama semangat kebersamaan tetap menjadi tujuan utama penyelenggaraan kegiatan tersebut bersama.
"Bahwa kemudian akhirnya itu lebih dari 500, pasti akan lebih dari 500, menurut saya tidak apa-apa. Tapi yang penting simbol 500 itu adalah simbol ulang tahun Jakarta," ucapnya.
Ia memastikan seluruh kebutuhan anggaran program tersebut akan dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui mekanisme resmi. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut tidak membutuhkan anggaran besar sehingga dapat direalisasikan dengan baik sesuai rencana yang disusun.
Pada kesempatan sama, ia juga melepas enam puluh lima lulusan Pendidikan Kader Mubaligh angkatan ketiga puluh dua di Jakarta. Para lulusan nantinya diberikan kesempatan berdakwah di masjid milik pemerintah daerah maupun masjid yang bekerja sama bersama DMI.
Percetakan seribu Al-Qur'an tentunya tidak lepas dari tingginya minat masyarakat terhadap Al-Qur'an dalam bentuk cetak. Meski kini versi digital semakin mudah diakses.
Kepala LPMQ Muchlis M Hanafi menyampaikan bahwa dunia digital ternyata tidak terlalu memengaruhi Al-Quran. "Banyak yang terdisrupsi dengan adanya online, dengan digital, Al-Quran tidak terlalu terpengaruh," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....