Presiden Tegaskan Koperasi adalah Cara Kembalikan Kekayaan kepada Rakyat
- 13 Jul 2026 07:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo menegaskan koperasi adalah instrumen untuk mengembalikan kekayaan Indonesia kepada rakyat dan memastikan hasil pembangunan dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat.
- Koperasi lahir dari semangat gotong royong dan kebersamaan, menjadi sarana yang tepat untuk memastikan rakyat kecil mendapatkan akses terhadap pembiayaan yang adil.
- Penguatan koperasi bukan berarti melemahkan sektor ekonomi lainnya, melainkan memperkuat seluruh elemen perekonomian nasional agar tumbuh bersama dan saling mendukung.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan koperasi merupakan instrumen untuk mengembalikan kekayaan Indonesia kepada rakyat. Presiden mengatakan sistem koperasi dibangun agar hasil pembangunan dan kekayaan nasional dapat dinikmati secara lebih merata oleh seluruh masyarakat.
"Koperasi adalah alatnya orang yang lemah, alatnya bangsa yang lemah untuk mengubah kelemahan menjadi kekuatan. Koperasi adalah sarana untuk mengembalikan kekayaan bangsa kepada rakyat," kata Presiden saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026.
Presiden mengatakan koperasi lahir dari semangat gotong royong dan kebersamaan. Karenanya, koperasi dinilai menjadi sarana yang tepat untuk memastikan rakyat kecil memperoleh akses terhadap pembiayaan yang adil.
Selama ini kekuatan ekonomi sering kali terkonsentrasi pada kelompok tertentu. Padahal, Presiden menjelaskan tujuan pembangunan adalah menghadirkan kesejahteraan yang dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.
"Kita ingin kekayaan Indonesia dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Kita ingin rakyat yang paling lemah, rakyat yang paling miskin, ikut merasakan hasil pembangunan dan hasil kekayaan bangsa," ujar Presiden.
Presiden menegaskan penguatan koperasi bukan berarti melemahkan sektor ekonomi lainnya. Pemerintah justru ingin memperkuat seluruh elemen perekonomian nasional agar tumbuh bersama dan saling mendukung.
"Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain. No, kita perkuat, kata Presiden.
Kepala Negara juga mengingatkan bahwa para pendiri bangsa telah menempatkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. Karena itu, penguatan koperasi merupakan bagian dari upaya menjalankan amanat konstitusi.
| Baca juga: Dekopin Tepis Anggapan Koperasi Kuno |
"Kita ingin membangun ekonomi yang berkeadilan. Ekonomi yang memberi kesempatan kepada seluruh rakyat untuk maju, bukan hanya segelintir orang," ujarnya.
Presiden optimistis koperasi akan menjadi salah satu kekuatan utama dalam mewujudkan pemerataan ekonomi. Melalui koperasi, masyarakat desa dan kelompok ekonomi kecil diharapkan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berkembang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....