Puncak Hari Koperasi, Presiden: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Lemahkan yang Lain
- 12 Jul 2026 16:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo menegaskan penguatan koperasi tidak akan melemahkan sektor ekonomi lainnya, melainkan bagian dari upaya memperbesar kekuatan ekonomi nasional secara keseluruhan.
- Pemerintah berkomitmen memperkuat peran koperasi agar mampu berkontribusi lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai pilar penting perekonomian nasional.
- Presiden menekankan Indonesia memiliki sumber daya cukup untuk memperkuat semua sektor ekonomi secara bersamaan dan menolak pesimisme dalam pembangunan bangsa.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan upaya pemerintah memperkuat koperasi tidak berarti melemahkan sektor ekonomi lainnya. Presiden mengatakan seluruh kekuatan ekonomi nasional harus tumbuh bersama untuk mendorong kemajuan Indonesia.
"Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain. No!," kata Presiden saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026.
Presiden mengatakan koperasi merupakan salah satu pilar penting perekonomian nasional. Karena itu, pemerintah berkomitmen memperkuat peran koperasi agar mampu berkontribusi lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Presiden menegaskan Indonesia memiliki sumber daya yang cukup untuk memperkuat seluruh sektor ekonomi secara bersamaan. Penguatan koperasi, kata Presiden, harus dipandang sebagai bagian dari upaya memperbesar kekuatan ekonomi nasional.
"Kita perkuat. Indonesia kaya, Indonesia akan bangkit, dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini," ujarnya.
Presiden juga menyampaikan keyakinannya terhadap masa depan Indonesia. Kepala Negara menilai bangsa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara yang sejahtera apabila seluruh elemen bekerja sama membangun perekonomian.
Presiden sempat menyinggung masih adanya pihak yang meragukan kemampuan Indonesia untuk maju. Menurut Presiden, pesimisme tidak akan membawa manfaat bagi upaya pembangunan bangsa.
"Yang ragu-ragu, duduk di rumah saja. Yang merasa Indonesia suram, silakan kalau mau cari negara lain, tidak ada yang melarang," kata Presiden.
Presiden menegaskan pemerintah akan terus mendorong berbagai program ekonomi yang berpihak pada rakyat. Salah satunya melalui penguatan koperasi sebagai wadah ekonomi gotong royong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....