Presiden Prabowo: Indonesia Negara Pertama di Dunia yang Terapkan B50
- 09 Jul 2026 20:21 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indonesia resmi menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandatori biodiesel B50, dengan peluncuran dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 9 Juli 2026 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang.
- Program B50 merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk mencapai swasembada energi dan memperkuat ketahanan nasional sebagai syarat utama kedaulatan dan kesejahteraan negara.
- Implementasi B50 diharapkan mengurangi ketergantungan impor bahan bakar dan memanfaatkan kekayaan alam Indonesia seperti panas bumi, batu bara, dan bahan baku biodiesel untuk kepentingan ekonomi nasional.
RRI.CO.ID, Karawang - Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia resmi menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandatori biodiesel B50. Presiden menilai langkah tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan menuju kemandirian energi nasional.
Presiden mengatakan peluncuran B50 bukan sekadar pencapaian teknologi. Kebijakan itu juga menjadi bukti bahwa Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alamnya sendiri untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.
"Dengan diluncurkan program ini, Indonesia resmi menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandatory biodiesel B50. Ini bukan sekadar pencapaian teknologi," kata Presiden dalam arahannya pada peluncuran B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Kamis, 9 Juli 2026.
Presiden menegaskan penerapan B50 merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk mewujudkan swasembada energi. Menurut Presiden, ketahanan energi menjadi salah satu syarat utama bagi sebuah negara untuk mencapai kedaulatan dan kesejahteraan.
"Ini adalah bukti bahwa Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alamnya sendiri untuk kepentingan rakyatnya sendiri. Ini adalah tonggak yang sangat penting dalam perjalanan menuju kemandirian energi," ujarnya.
Presiden menjelaskan kelangsungan hidup suatu bangsa ditentukan oleh kemampuan memenuhi kebutuhan pangan, energi, dan air secara mandiri. Karena itu, pemerintah terus mendorong berbagai program untuk memperkuat ketahanan nasional di sektor-sektor tersebut.
Indonesia telah membuktikan kemampuannya mencapai swasembada pangan lebih cepat dari target yang ditetapkan. Pemerintah, kata Presiden, kini fokus mempercepat terwujudnya swasembada energi.
"Hari ini saya bangga hadir di sini, hari yang saya tunggu-tunggu dari sejak saya belum dilantik jadi presiden. Selalu saya tekankan harus swasembada pangan, harus swasembada energi," kata Presiden.
Kepala Negara menyebut Indonesia memiliki modal besar untuk mewujudkan kemandirian energi. Berbagai sumber daya energi yang dimiliki Indonesia, mulai dari panas bumi, batu bara, hingga bahan baku biodiesel, menjadi kekuatan strategis di tengah ketidakpastian global.
Implementasi B50 ini, lanjut Presiden, membawa manfaat besar bagi perekonomian nasional. Selain memperkuat ketahanan energi, program tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....