Jakarta Fair 2026, Dorong Penjualan dan Buka Dampak Ekonomi Berantai Bagi UMKM
- 08 Jul 2026 18:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Pertamina mendorong produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin dikenal luas, berdaya saing, dan mampu naik kelas. Salah satu dukungan tersebut direalisasikan dengan kehadiran Booth Bright Store by Pertamina di Jakarta Fair 2026, JIExpo Kemayoran.
Salah satu produk yang mencuri perhatian pengunjung adalah “Tas Karakter Eksklusif” berbentuk tabung Bright Gas 5 kg warna fuchsia. Produk kolaborasi tersebut diburu konsumen hingga memicu fenomena jasa titip atau jastip selama gelaran Jakarta Fair 2026.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan antusiasme tersebut menunjukkan peluang kolaborasi yang berdampak lebih luas. Menurutnya, produk yang viral di Jakarta Fair tersebut membuka peluang ekonomi bagi UMKM binaan yang terlibat di dalamnya.
“Pertamina terus mendorong agar setiap aktivasi brand tidak hanya berhenti pada aspek promosi, tetapi juga menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat. Melalui Bright Store by Pertamina di Jakarta Fair 2026, kami ingin menunjukkan bahwa kreativitas, produk layanan Pertamina, dan pemberdayaan UMKM dapat berjalan beriringan,” ujar Baron.
“Tas karakter Bright Gas yang mendapat respons sangat positif dari masyarakat menjadi contoh bagaimana produk promosi dapat menjadi pintu masuk bagi UMKM binaan untuk memperoleh akses pasar yang lebih luas,” lanjutnya.
Baron menambahkan, pelibatan UMKM dalam rantai pasok Bright Store by Pertamina merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk menciptakan nilai tambah. Keterlibatan UMKM pangan lokal sebagai bagian dari isi paket yang diterima konsumen turut memberi dampak.
“Kami ingin produk UMKM lokal semakin dikenal luas dan menjadi lebih VOKAL. Karena itu, Pertamina tidak hanya menyediakan ruang promosi, tetapi juga membangun ekosistem agar produk binaan dapat masuk ke kebutuhan pasar yang lebih konkret. Ketika satu produk menjadi viral, dampaknya diharapkan tidak berhenti pada peningkatan transaksi, tetapi juga bergerak ke peningkatan produksi, penyerapan tenaga kerja, dan penguatan kapasitas usaha,” kata Baron.
Tas karakter Bright Gas tersebut diproduksi oleh PT Glory Nine Degrees, UMKM lokal asal Kota Bandung. UMKM tersebut merupakan mitra binaan Small Medium Enterprise & Partnership Program (SMEPP) PT Pertamina (Persero) dan Pertamina Foundation.
Founder PT Glory Nine Degrees, Sandiani mengungkapkan, proyek kolaborasi bersama Pertamina memberikan dampak besar terhadap aktivitas produksi. Kolaborasi ini juga turut membuka peluang penyerapan tenaga kerja di sekitar workshop mereka.
“Masyaallah, proyek ini membuat para tetangga sekitar workshop yang tadinya kurang produktif kini bisa memiliki penghasilan. Bahkan, anak-anak usia SMA yang sedang libur sekolah kami libatkan di bagian finishing dan packaging. Mereka jadi jauh lebih produktif dan mendapatkan upah sendiri. Kami juga membagi porsi jahitan lapis luar kepada ekosistem konveksi tetangga yang sedang sepi orderan, tentunya dengan pengawasan QC yang ketat sesuai standardisasi kami,” ungkap Sandiani.
Tidak hanya mendorong pertumbuhan produksi tas, viralnya paket Bright Store by Pertamina juga membuka peluang bagi UMKM lain. Salah satunya Susnukuma, produsen kue sus kering eksklusif asal Kota Bandung.
Owner Susnukuma, Aniasuti menceritakan, pesanan dalam jumlah besar untuk kebutuhan Jakarta Fair 2026 menjadi peluang penting bagi usahanya. Saat ini, Susnukuma didukung oleh enam orang karyawan tetap yang seluruhnya merupakan warga sekitar.
“Bagi kami, pesanan massal dari Pertamina untuk agenda besar seperti PRJ ini adalah peluang yang sangat kami syukuri. Di saat pesanan melonjak tinggi, kami bahkan mampu menyerap hingga 20 orang tenaga kerja musiman dari lingkungan sekitar rumah. Melalui proyek sinergi ini, kami bisa memberikan penghasilan tambahan bagi ibu-ibu agar mereka lebih produktif secara ekonomi,” tutur Aniasuti.
Baron menegaskan, Pertamina akan terus memperkuat dukungan terhadap UMKM. Dukungan tersebut direalisasikan melalui pembinaan, pendampingan, serta pembukaan akses pasar yang relevan dengan kebutuhan industri dan konsumen.
Menurutnya, keberhasilan produk UMKM binaan di Jakarta Fair 2026 menjadi bukti bahwa kualitas produk lokal mampu bersaing. Dengan ruang produktif, produk-produk karya anak bangsa bisa diterima masyarakat secara luas.
“Bagi Pertamina, keberhasilan ini menjadi dorongan untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Kami percaya UMKM memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi nasional. Karena itu, Pertamina akan terus membuka ruang kolaborasi agar semakin banyak UMKM binaan yang dapat tumbuh, naik kelas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” tutup Baron.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....