Kemenperin Ajak Pakai Peralatan Sekolah Lokal, Menyambut Tahun Ajaran Baru
- 06 Jul 2026 22:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengajak masyarakat mengutamakan penggunaan produk peralatan sekolah buatan dalam negeri untuk memperkuat industri manufaktur nasional dan menciptakan lapangan kerja.
- Indonesia Student Equipment Fair (INASTEF) 2026 diselenggarakan pada 6-9 Juli 2026 di Plasa Industri, Gedung Kemenperin dengan menghadirkan 39 pelaku industri yang menampilkan produk peralatan sekolah buatan dalam negeri.
- Penguatan pasar dalam negeri diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat rantai pasok domestik, dan meningkatkan ketahanan industri nasional di tengat dinamika ekonomi global.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengajak masyarakat mengutamakan penggunaan produk peralatan sekolah buatan dalam negeri. Ajakan tersebut bertujuan memperkuat industri manufaktur nasional, memperluas pasar domestik, meningkatkan utilisasi industri, dan menciptakan lapangan kerja nasional.
Kampanye tersebut dilakukan menjelang tahun ajaran baru 2026/2027 melalui penyelenggaraan Indonesia Student Equipment Fair (INASTEF) 2026. Pameran berlangsung 6-9 Juli 2026, diikuti 39 pelaku industri yang menampilkan berbagai produk peralatan sekolah buatan dalam negeri.
"Momentum tahun ajaran baru merupakan peluang besar bagi industri peralatan sekolah nasional. Potensi pasar harus mampu dimanfaatkan industri dalam negeri melalui produk yang berkualitas, inovatif, aman, memiliki desain menarik," ujar Faisol saat membuka pameran Indonesia Student Equipment Fair (INASTEF) 2026 di Plasa Industri, Gedung Kemenperin, Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.
Faisol mengatakan besarnya pasar domestik harus dimanfaatkan untuk memperkuat daya saing industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Menurutnya, penguatan pasar dalam negeri dapat meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat rantai pasok domestik.
"Penguatan pasar dalam negeri tidak hanya memberikan ruang pertumbuhan bagi pelaku usaha. Tetapi juga meningkatkan ketahanan industri nasional melalui optimalisasi kapasitas produksi dan rantai pasok domestik," kata Faisol.
Kemenperin berharap penggunaan produk peralatan sekolah buatan Indonesia memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Penggunaan produk lokal juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan industri manufaktur nasional.
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Reni Yanita mengatakan penyelenggaraan INASTEF bertepatan momentum masyarakat mempersiapkan kebutuhan sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk lokal sekaligus membuka peluang pasar baru.
Kemenperin juga menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku industri, asosiasi, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan penggunaan produk dalam negeri serta memperkuat daya saing industri peralatan sekolah nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....