Pemerintah Bidik Wisatawan Nusantara di Momen Libur Sekolah
- 25 Jun 2026 17:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemenpar) menargetkan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 1,18 miliar perjalanan sepanjang 2026.
- Target tersebut akan didorong melalui berbagai aktivasi promosi.
- Melalui kampanye "Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja", pemerintah berharap mobilitas wisatawan domestik terus meningkat.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 1,18 miliar perjalanan sepanjang 2026. Target tersebut akan didorong melalui berbagai aktivasi promosi.
Salah satunya, dengan menggencarkan kampanye "Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja" yang digencarkan pada momentum libur sekolah, Lebaran, dan akhir tahun. Juru Bicara Kementerian Pariwisata Nia Niscaya mengatakan target tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pergerakan wisatawan domestik sekaligus memperkuat dampak ekonomi di berbagai daerah.
"Target kita tentu ingin mencapai target pergerakan wisatawan nusantara di tahun ini adalah 1,18 miliar pergerakan," kata Nia dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis 25 Juni 2026. Menurutnya, target tahunan itu telah dibagi berdasarkan periode puncak perjalanan masyarakat, yakni saat libur Lebaran, libur sekolah, dan akhir tahun.
Hingga periode Januari-April 2026, jumlah perjalanan wisatawan nusantara tercatat mencapai 417,06 juta perjalanan atau naik 1,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. "Secara keseluruhan, kita sudah bagi 1,18 miliar itu puncaknya pada Lebaran, kemudian di liburan sekolah semester ini, dan akhir tahun," ujarnya.
Untuk mengukur efektivitas kampanye #DiIndonesiaAja, Kementerian Pariwisata menetapkan sejumlah indikator keberhasilan. Indikator tersebut meliputi potensi jumlah wisatawan yang melakukan perjalanan, nilai transaksi ekonomi yang tercipta selama kampanye berlangsung, hingga jangkauan publikasi dan eksposur kampanye kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Juru Bicara Kementerian Pariwisata Imam Priyono mengatakan keberhasilan kampanye tidak hanya diukur dari jumlah perjalanan wisatawan. Tetapi juga kualitas pengalaman selama berwisata.
Menurut Imam, Kemenpar telah melakukan kunjungan ke 139 titik destinasi wisata. Guna memastikan penerapan aspek Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) atau kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan berjalan dengan baik.
"Kita berharap indikator keberhasilannya tentu semua yang berwisata pulang dengan kenangan yang indah, menyenangkan, senang, dan seterusnya," kata Imam. Selain itu, Kementerian Pariwisata juga menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk mendukung keamanan wisatawan, termasuk penyediaan modul CHSE dan panduan kebencanaan yang dapat digunakan oleh pengelola destinasi wisata.
Melalui kampanye "Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja", pemerintah berharap mobilitas wisatawan domestik terus meningkat. Serta mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi sektor pariwisata, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), kuliner, ritel, serta ekonomi kreatif di berbagai daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....