Kemenpar Dukung Program BINA Holiday 2026 untuk Dorong Wisata Domestik

  • 09 Jun 2026 18:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Pariwisata mendukung pelaksanaan program BINA Holiday & Back to School 2026
  • Ini sebagai upaya mendorong pergerakan wisatawan nusantara sekaligus memperkuat konsumsi domestik selama masa libur sekolah
  • Program yang berlangsung pada 8 Juni hingga 12 Juli 2026 tersebut merupakan kolaborasi antara Kementerian Pariwisata, Kementerian Perdagangan, Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO)

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pariwisata mendukung pelaksanaan program BINA Holiday & Back to School 2026. Ini sebagai upaya mendorong pergerakan wisatawan nusantara sekaligus memperkuat konsumsi domestik selama masa libur sekolah.

Program yang berlangsung pada 8 Juni hingga 12 Juli 2026 tersebut merupakan kolaborasi antara Kementerian Pariwisata, Kementerian Perdagangan, Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO). Serta Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia (APPBI).

"Kami berharap BINA Holiday & Back to School dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan konsumsi masyarakat Indonesia. Sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian target perjalanan wisatawan nusantara sebesar 1,176 miliar perjalanan dan kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 16 hingga 17 juta," kata Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Selasa, 9 Juni 2026.

Ni Luh mengatakan periode libur sekolah merupakan momentum strategis untuk meningkatkan aktivitas wisata sekaligus menggerakkan perekonomian nasional. Menurutnya, sektor pariwisata dan perdagangan memiliki keterkaitan yang erat dalam mendorong perputaran ekonomi di berbagai daerah.

Melalui program tersebut, masyarakat dapat menikmati berbagai promosi belanja, aktivasi keluarga, hingga wisata belanja di sejumlah daerah. Sebanyak 800 merek, 80.000 gerai, dan 414 pusat perbelanjaan di 24 provinsi turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurut Ni Luh, aktivitas wisata tidak hanya memberikan manfaat bagi sektor transportasi dan akomodasi. Tetapi juga berdampak positif terhadap pusat perbelanjaan, UMKM, sektor kuliner, dan pelaku ekonomi kreatif.

Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyampaikan pemerintah optimistis program tersebut mampu mencatatkan transaksi hingga Rp30 triliun. Optimisme tersebut didukung capaian program BINA Lebaran 2026 yang berhasil membukukan transaksi sebesar Rp54,9 triliun atau melampaui target yang ditetapkan.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama masa liburan sekolah, pemerintah juga menyiapkan berbagai stimulus berupa diskon transportasi kereta api, angkutan laut PT Pelni. Dan layanan penyeberangan ASDP dengan anggaran Rp190,5 miliar yang ditargetkan menjangkau lebih dari tiga juta penerima manfaat.

Selain itu, pemerintah memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen. Ini untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi pada periode 24 Juni hingga 5 Juli 2026.

Kementerian Pariwisata juga mengusung kampanye "Liburan Cara Baru" yang mengajak masyarakat mengeksplorasi destinasi wisata dalam negeri. Melalui wisata edukasi, perjalanan darat antarkota, desa wisata, wisata budaya, hingga wisata kuliner bersama keluarga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....