Pertahankan HET Minyakita, Qodari: Presiden Dengarkan Suara Masyarakat Rentan
- 23 Jun 2026 07:39 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, memastikan komitmen pemerintah menjaga HET Minyakita
- Presiden Prabowo Subianto, diungkapkan Kepala Bakom RI Muhammad Qodari, mendengarkan suara masyarakat kelompok rentan dalam menjaga HET Minyakita
- Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari menyatakan bahwa pemerintah akan fokus mengawasi distribusi Minyakita agar tepat sasaran
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari menyatakan, komitmen pemerintah mempertahankan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita sebesar Rp15.700 per/liter. Keputusan ini diungkapkan Qodari, di tengah melonjaknya biaya produksi akibat meroketnya harga minyak sawit dunia.
Ia mengungkapkan bahwa stabilitas HET Minyakita ini, menjadi perhatian utama Presiden Prabowo Subianto. Kepala Bakom menyatakan, tujuan keputusan ini diambil Kepala Negara untuk melindungi masyarakat kelompok rentan.
Presiden Prabowo dikatakannya, menginginkan keputusan HET Minyakita yang tidak berubah, memberi kepastian akan kebutuhan masyarakat terhadal minyak goreng. Selain itu dengan stabilitas HET tersebut, mainyak goreng juga akan terjangkau bagi masyarakat.
"Pemerintah telah menyatakan komitmennya untuk mempertahankan harga eceran tertinggi atau HET Minyakita di angka Rp15.700 per-liter, meskipun biaya produksi meningkat, akibat meningkatnya harga minyak sawit dunia. Bagi Presiden Prabowo, yang utama adalah tersedianya minyak goreng dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia," kata Qodari dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin, 22 Juni 2026.
Dijelaskan Qodari, pemerintah dalam mengambil keputusan tersebut, selalu mendengarkan suara masyarakat rentan. Sehingga hal ini diungkapkannya menjadi landasan pemerintah dalam menjaga stabilitas HET Minyakita.
"Pemerintah juga mendengar, melihat, dan memahami tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini, khususnya kelompok masyarakat yang rentan. Karena itu, pemerintah memutuskan untuk mempertahankan harga Minyakita," ujarnya.
Selain itu Qodari menyatakan, bahwa pemerintah ingin memastikan distribusi Minyakita yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Kepala Bakom mengatakan, pemerintah akan memfokuskan distribusinya di pasar-pasar rakyat agar Minyakita dapat diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
"Tujuannya memastikan masyarakat tidak hanya dapat membeli Minyakita dengan harga sesuai ketentuan, tetapi juga memperoleh pasokan yang kontinu di pasar. Fokus pemerintah adalah memperkuat distribusi Minyakita agar semakin mudah diakses masyarakat, khususnya melalui pasar-pasar rakyat serta memastikan distribusinya berjalan dengan lebih baik," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....