Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemerintah Dorong Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- 12 Jun 2026 13:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KLH mendorong pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) secara serentak dan berkelanjutan di seluruh daerah.
- Pemerintah meminta para gubernur, bupati, dan wali kota untuk melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung implementasi Gerakan Nasional Indonesia ASRI.
- Melalui Gerakan Nasional Indonesia ASRI, pemerintah berharap tercipta budaya baru dalam pengelolaan lingkungan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mendorong pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) secara serentak dan berkelanjutan di seluruh daerah. Hal ini dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup 2026.
Gerakan ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Sekaligus mempercepat pencapaian target pengelolaan sampah nasional.
Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3) KLH, Laksmi Widyajayanti, dalam keterangannya, Jumat 12 Juni 2026. Ia mengatakan Gerakan Nasional Indonesia ASRI dirancang untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pemilahan sampah sejak tingkat individu serta mendorong kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan lingkungan.
“Melalui Hari Lingkungan Hidup tahun 2026 ini, pemerintah juga mendorong gerakan nasional ASRI ini secara serentak dan berkelanjutan di tingkat tapak dengan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah di tingkat individu. Kemudian juga mendorong kolaborasi lintas sektor serta menunjukkan komitmen Indonesia dalam forum global,” ujar Laksmi.
Menurutnya, pemerintah meminta para gubernur, bupati, dan wali kota untuk melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun dan menetapkan kebijakan daerah yang mendukung implementasi Gerakan Nasional Indonesia ASRI.
“Diminta kepada Gubernur, Bupati, Walikota dengan melibatkan seluruh pihak yang terkait untuk menyusun dan menetapkan kebijakan daerah yang mendukung pelaksanaan gerakan Indonesia ASRI,” katanya.
Laksmi menjelaskan, konsep ASRI memiliki empat fokus utama. Pertama, Aman, yang menitikberatkan pada keamanan lingkungan, mitigasi risiko, dan ketertiban ruang publik. Kedua, Sehat, yang berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan guna mendukung kesehatan masyarakat.
Lalu, ketiga, Resik, yang berfokus pada kebersihan dan pengelolaan sampah secara terintegrasi. Keempat, Indah, yang menekankan pentingnya estetika lingkungan dan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.
Selain mendorong perubahan perilaku masyarakat, Gerakan Nasional Indonesia ASRI juga diarahkan untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah di bidang lingkungan hidup. Salah satu sasaran utama yang ingin dicapai adalah pengelolaan sampah secara menyeluruh sesuai amanat RPJMN.
“Kita juga ada program-program prioritas yang harus dikerjakan dan harapannya bisa menyelesaikan terutama terkait dengan sampah terkelola 100 persen di tahun 2029. Ini sesuai dengan RPJMN,” ujar Laksmi.
Ia menambahkan, tantangan lingkungan yang dihadapi Indonesia tidak hanya berkaitan dengan sampah, tetapi juga meliputi pencemaran air, pencemaran udara, pencemaran tanah, hingga dampak perubahan iklim. Seluruh isu tersebut menjadi perhatian pemerintah dan mendapat arahan langsung dari Presiden.
“Pengelolaan sampah menjadi perhatian sangat besar oleh Bapak Presiden, tadi disampaikan kita harus mencapai 100 persen di 2029. Tetapi pada kesempatan belum lama ini Bapak Presiden menyampaikan kembali bahwa untuk pengelolaan sampah harapannya bisa selesai di 2028,” katanya.
Melalui Gerakan Nasional Indonesia ASRI, pemerintah berharap tercipta budaya baru dalam pengelolaan lingkungan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Sekaligus memperkuat upaya nasional dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, aman, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....